Risma Minta Pemda Padankan Data Kemiskinan di Daerah dan Pusat

pranusa.id January 30, 2021

Menteri Sosial Tri Rismaharini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

PRANUSA.ID — Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini  mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendi menyalurkan bantuan tunai di Kantor Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres Kota Surakarta, Jumat (29/1).

Tiga bantuan tunai tersebut adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai.

“Memang untuk bansos penanganan pandemi Covid-19 yaitu BST, untuk tahun ini kami (salurkan) sampai bulan April. Tapi itu akan dilakukan evaluasi. Apabila diperlukan, akan diperpanjang. Ini akan menunggu perkembangan kondisi pandemi,” kata Risma mengutip Biro Humas Kemensos RI.

Tapi, lanjutnya, untuk bantuan lainnya yakni BPNT Program Sembako dan PKH akan tetap diberikan selama satu tahun.

“Terkait data (kemiskinan) di daerah dan pusat belum cocok, lalu kita tertibkan. Ada yang datanya tidak padan dengan Data Kependudukan. Karena itu kita minta pemerintah daerah untuk membetulkan,” ujar dia.

Ia mengatakan di bulan Januari pada minggu pertama dan kedua, Kemensos telah melakukan perbaikan data penerima bantuan.

“Kurang lebih ada 40 daerah yang sudah kita surati untuk memadankan dengan data kependudukan,” ungkapnya.

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan tunai untuk keluarga miskin dan rentan terdampak pandemi dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19 serta mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tahun 2021, BPNT/Program Sembako disalurkan setiap bulan sebesar Rp200.000/bulan/KPM melalui Bank Himpunan Negara atau Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN). PKH dicairkan dalam empat tahap atau sekali dalam tiga bulan. Sedangkan BST disalurkan sebesar Rp300.000/bulan selama bulan Januari hingga April melalui PT Pos Indonesia.

Di Provinsi Jawa Tengah, bantuan tunai menyasar KPM yang tersebar di 35 kabupaten/kota. BPNT Program Kartu Sembako disalurkan senilai total Rp616,8 miliar untuk 3.084.000 KPM. Sedangkan PKH disalurkan senilai total Rp1,04 triliun untuk 1.568.211 KPM dan BST senilai total Rp359.3 miliar untuk 1.197.789 KPM.

Di Kota Surakarta sendiri, tiga bantuan tunai disalurkan untuk KPM yang tersebar di 5 kecamatan yakni  BPNT/Program Sembako senilai Rp6,17 miliar setiap bulan untuk 33.950 KPM; PKH total bantuan sebesar Rp11,13 miliar untuk 16.421 KPM; dan BST total bantuan Rp18,15 miliar untuk 60.511 KPM.

Turut hadir dalam acara Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudiyatmo, pejabat eselon 1 di lingkungan Kemenko PMK dan Kemensos, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, dan Dinas Sosial Kota Surakarta.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…