Sebut FPI Preman Lokal Main Kasar, Denny Siregar: HTI Itu Lebih Bahaya!

pranusa.id June 21, 2021

Denny Siregar. (Foto: Ari Saputra/detik.com)

PRANUSA.ID — Pegiat media sosial, Denny Siregar mengungkapkan bahwa organisasi masyarakat (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) jauh lebih berbahaya dibandingkan Front Pembela Islam (FPI).

Hal itu diungkapkannya melalui cuitannya di akun Twitter @Dennysiregar7 sebagaimana dikutip Pranusa.ID pada Senin (21/6/2021).

“HTI itu beda ma FPI. Kalau FPI itu preman lokal, main kasar. HTI itu lebih bahaya, karena mainnya halus di intelektual dan militer,” tulis Denny Siregar.

Menurutnya, operasi yang dilakukan dengan memengaruhi intelektual di lingkungan kampus jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan yang menggunakan fisik.

“FPI main otot, HTI pake kampus dan budaya populer seperti film. Kalau FPI itu hyena, HTI itu ular. Licin. Itu kenapa 20 negara di dunia melarang HTI,” pungkasnya.

Tangkapan layar cuitan yang dibuat @Dennysiregar7 terkait FPI dan HTI pada Senin (21/6/2021). (Twitter/Pranusa.ID)

Untuk diketahui, pemerintah Indonesia telah resmi membubarkan HTI pada 2017 silam. Tiga tahun kemudian pada Desember 2020, FPI juga resmi dibubarkan.

Penulis: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…