Seorang Mantan Aktivis 98 Minta Negara Ganti Sistem Menjadi Syariah Islam

pranusa.id January 31, 2022

FOTO: Pria Mengaku sebagai Aktivis 98 Meminta Agar Indonesia Mengubah Sistem Menjadi Syariah Islam. (Dok. MimbarTube).

PRANUSA.ID– Seorang pria yang mengaku sebagai salah satu aktivis 98 meminta agar sistem negara Indonesia diubah menjadi syariah Islam. Selain itu, ia juga menyerukan agar rezim Jokowi segera diganti.

Hal tersebut ia sampaikan melalui sebuah video konfensi yang ditayangkan oleh kanal YouTube MimbarTube dengan judul ‘Bahaya! Aktivis 98 Bacakan Nama Pejabat yang Terlibat Proyek Ibu Kota Baru’, yang diunggah pada 18 Januari 2022.

Seperti diketahui, MimbarTube adalah chanel yang sebelumnya menayangkan video kontroversial Edy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan. Chanel ini sendiri memang kerap menayangkan video-video dari beberapa orang yang mengkritik pemerintah.

Kembali pada video aktivis 98 yang meminta sistem negara diganti menjadi syariah Islam, awalnya pria tersebut menyebut bahwa hukum, ekonomi dan ibu kota saat ini telah dikendalikan oleh para kapitalis.

“Para kapitalis yang mengendalikan hukum, ekonomi, yang mengendalikan ibu kota. Itu persoalan,” kata sang aktivis 98 itu.

Kemudian di dekat akhir video, ia menyebut sistem di negara ini telah rusak lantaran lahir dari sekulerisme atau pemisahan agama dari kehidupan.

Ia pun lantas menyinggung soal adanya moderasi beragama saat ini. Menurutnya, moderasi beragama itu sebenarnya ada untuk menutupi penjajahan kapitalisme oligarki.

“Sistem ini rusak saudara-saudara, lahir dari sekulerisme, pemisahan agama dari kehidupan. Kenapa ada moderasi beragama? Itu sebenarnya untuk menutupi penjajahan kapitalisme oligarki,” bebernya.

Oleh karenanya, ia kembali menegaskan bahwa moderasi beragama itu merupakan paham sekuler.

“Moderasi beragama itu sekuler, untuk menutupi penjajahan kapitalisme oligarki saudara-saudara. Takbir!,” ucapnya.

Lebih lanjut, aktivis 98 itu pun meminta agar sistem negara diubah menjadi syariah Islam lantaran menurutnya sistem tersebut bisa membuat Indonesia lebih baik. Ia pun juga mendesak agar rezim Jokowi segera diganti.

“Ganti rezim, ganti sistem! Kesempatan yang baik ini saya aktivis 98 yang sangat senang dengan syariah, saya tawarkan syariah Islam untuk negeri ini lebih baik,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R.

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…