Sidang HRS Picu Kerumunan, CYPR: Pak Anies, Apa Itu Penting untuk Direspons?

pranusa.id June 26, 2021

Massa pendukung Rizieq Shihab di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur. (Reuters/Willy Kurniawan)

PRANUSA.ID — Direktur Eksekutif Center for Youth and Population Research (CYPR) Dedek Prayudi menyoroti kerumunan yang terjadi setelah vonis pengadilan terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS).

Untuk diketahui, ada ratusan orang yang diduga simpatisan HRS mendatangi sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Kamis (24/6/2021) lalu.

Ia lantas mempertanyakan kehadiran pemerintah daerah yang tampak abai terhadap percepatan Covid-19 di Jakarta.

Pasalnya, kerumunan tersebut telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dikutip dari GenPI.co, Dedek Prayudi atau akrab disapa Uki membagikan cuplikan video berisikan kerumunan di jalan sekitar PN Jakarta Timur.

Ia lalu mempertanyakan sosok Anies yang terlihat enggan merespons apa yang terjadi usai viralnya video kerumunan di daerahnya.

“Pak Anies, apakah pemandangan pada video tersebut tergolong kategori penting untuk direspons?” kata Uki, Jumat (25/6).

“Atau, tidak merespons ialah jawaban dengan intensi tertentu,” ujarnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R. 

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Menteri HAM Natalius Pigai Bantah Keterlibatan Pemerintah dalam Teror Ketua BEM UGM
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara…
Negosiasi Sukses: Ekspor Sawit, Tekstil, hingga Semikonduktor RI ke AS Kini Kena Tarif Nol Persen
WASHINGTON D.C. – Pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat (AS)…
Laku Rp6,5 Miliar, Lukisan “Kuda Api” SBY Dibeli Orang Terkaya Kedua di Indonesia
JAKARTA – Sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang…
Membentuk Karakter Kuat, Melahirkan Generasi Hebat
KOLOM— Di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital, Generasi…
Menlu Sugiono Tegaskan DK PBB dan Board of Peace Harus Bersinergi Wujudkan Perdamaian Gaza
NEW YORK – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26