Survei: Jika PDIP Abaikan Ganjar, Golkar dan PKB Layak Usung Ganjar Capres 2024

pranusa.id November 30, 2022

FOTO: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Merdeka.com)

PRANUSA.ID — Partai Golkar dan PKB dianggap paling pantas memajukan nama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 apabila tidak diusung PDIP.

Hal itu berdasarkan survei terbaru Charta Politika Indonesia bertajuk ‘Persepsi Publik Terkait Kinerja Pemerintah dan Peta Elektoral Terkini’.

Dalam salah satu simulasi survei yang melibatkan 398 pendukung Ganjar, sebanyak 22,9 persen responden menganggap Partai Golkar pantas memajukan Ganjar sebagai capres 2024 jika tidak diusung PDIP. Disusul PKB dengan suara 19,1 persen.

“Responden yang menyatakan memilih Ganjar Pranowo, 22,9 persen menyatakan jika Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDIP sebagai calon Presiden sebaiknya maju melalui dukungan Partai Golkar. Responden yang memilih Ganjar Pranowo 19,1 persennya menyatakan sebaiknya maju melalui PKB,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia dalam rilis surveinya, Selasa (29/11/2022).

Masih dalam simulasi yang sama, mayoritas responden terdiri dari 200 pemilih PDIP dan Ganjar akan tetap memilih pria berambut putih itu jika maju sebagai capres 2024. Meskipun PDIP nantinya tidak mengusung Ganjar sebagai capres 2024.

“Sebanyak 87,5 persen responden pemilih PDIP dan Ganjar Pranowo menyatakan tetap memilih Ganjar Pranowo meskipun tidak dicalonkan oleh PDIP,” kata Yunarto.

Lebih lanjut Yunarto menjelaskan, dalam simulasi survei itu juga menunjukkan bahwa 31 persen responden tidak akan memilih PDIP jika partai berlambang banteng itu enggan mengusung Ganjar sebagai capres 2024. Sementara, sebanyak 14,5 responden memilih tidak tahu dan tidak menjawab.

“Sebanyak 31 persen responden pemilih PDIP dan Ganjar Pranowo menyatakan tidak akan memilih PDIP jika Ganjar Pranowo tidak dicalonkan oleh PDIP,” kata Yunarto.

Adapun dalam survei itu, nama Ganjar menempati posisi puncak elektabilitas pada simulasi 10 nama. Elektabilitas Ganjar jauh di atas nama-nama lain seperti Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan tokoh lainnya.

“Ganjar di posisi pertama dengan perolehan 32,6 persen. Sementara Anies di bawahnya 23,1 persen dan Prabowo 22 persen,” kata Yunarto.

Survei Charta Politika Indonesia ini melibatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka yang dilaksanakan pada 4-12 November 2022. Margin of error dalam survei ini lebih kurang 2,83 persen dengan quality control sebanyak 20 persen dari total sampel. (*)

Sumber: Media Indonesia

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…