Taliban Ungkap Butuh RI, FH: Monggo Pak JK dan Fadli Zon Pindah ke Afghanistan

pranusa.id September 2, 2021

Mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean. (IST/FAJAR.CO)

PRANUSA.ID — Juru Bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan pihaknya saat ini berada di Kabul menjaga keamanan perundingan yang dilakukan dengan para pemimpin dan personel Afghanistan.

Untuk membangun perdamaian tersebut, Shaheen berharap Indonesia yang sudah berperan dalam rekonsiliasi Afghanistan bisa membantu Taliban mewujudkannya.

“Mereka [Taliban] akan membutuhkan Indonesia untuk memainkan perannya dalam pembangunan perdamaian negara kami,” kata Shaheen lewat saluran Narasi Newsroom, dikutip dari PranusaID.

Menanggapi pernyataan tersebut, mantan politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean lantas mempersilakan sejumlah politisi di Indonesia untuk pindah ke Afghanistan mewujudkan mimpi Taliban tersebut.

“Kesempatan besar bagi Pak JK (Jusuf Kalla), Mardani Alisera, Hidayat Nurwahid, Fadli Zon, Tofa Botak dan MS Kaban untuk pindah ke Afganistan membantu dan mewujudkan mimpi taliban,” cuitnya melalui akun Twitter pada Kamis (2/9/2021).

Menurutnya, Indonesia sendiri saat ini tengah sibuk membangun negeri. Untuk itu, ia menilai mereka yang mendukung Taliban lebih baik minggat dan pergi ke Afghanistan.

“Kalau Indonesia, kami masih sibuk urus dan bangun negeri sendiri untuk sejahterakan rakyat Indonesia. Monggo pak!” tulisnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…