Target Pemerintah di Akhir 2026: 82,9 Juta Rakyat Terima Makan Bergizi Gratis

pranusa.id January 13, 2026

FOTO: Makan Bergizi Gratis

BALIKPAPAN – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan optimisme tinggi terhadap keberhasilan program andalannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pidato peresmian infrastruktur energi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026), Presiden menargetkan cakupan penerima manfaat program ini akan melonjak drastis hingga mencapai 82,9 juta orang pada akhir tahun ini.

Hingga awal Januari 2026, realisasi program MBG tercatat telah menyentuh angka 58 juta penerima. Prabowo membandingkan capaian ini dengan negara lain seperti Brazil, yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk mencapai 41 juta penerima manfaat dalam program serupa.

“Insya Allah, saya percaya dan yakin, akhir tahun 2026, Desember 2026, kita akan mencapai 82 juta penerima manfaat. Negara-negara lain seperti Brazil, dia mencapai 41 juta dalam 11 tahun. Kita 58 juta dalam 1 tahun. Yang dianggap tidak mungkin dari segi manajemen. Ini sekarang kita sedang dibicarakan di mana-mana,” ujar Presiden Prabowo.

Melayani 9 Kali Lipat Penduduk Singapura

Presiden menggambarkan skala masif dari program ini dengan perbandingan populasi negara tetangga. Menurutnya, jumlah 58 juta orang yang dilayani saat ini setara dengan sembilan kali lipat penduduk Singapura.

“Sembilan kali Singapura kita kasih makan tiap hari. Lumayan. Not bad untuk negara yang selalu dianggap tidak bisa apa-apa, kita kasih makan 58 juta orang tiap hari, termasuk ibu hamil, diantar makanannya ke rumah, termasuk lansia diantar makanannya ke rumah,” tuturnya bangga.

Menjawab Keraguan Elite

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung skeptisisme yang sempat muncul dari sejumlah kalangan elite politik maupun pengamat saat program ini pertama kali digulirkan. Ia menegaskan bahwa realisasi di lapangan telah mematahkan prediksi kegagalan tersebut.

“Sekarang saya sudah buktikan. Yang dulu dikatakan MBG, makan bergizi tidak mungkin berhasil. Ada tokoh-tokoh mengatakan tidak mungkin berhasil, pasti gagal,” sindir Presiden.

Selain program MBG, Prabowo juga menargetkan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menargetkan setidaknya 40.000 unit koperasi akan beroperasi penuh pada akhir tahun ini untuk menggerakkan ekonomi dari lapisan terbawah.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…