Tuntut Vaksin Halal ke Pemerintah, PA 212 Akan Ajak Umat Membangkang

pranusa.id April 26, 2022

FOTO: Sekretaris Majelis Syuro PA 212, Slamet Ma’arif.

PRANUSA.ID– Sekretaris Majelis Syuro PA 212, Slamet Ma’arif mengapresiasi Putusan Mahkamah Agung (MA), yang mengabulkan permohonan uji materiil YKMI (Yayasan Konsumen Muslim Indonesia), terkait vaksinasi halal.

“Keputusan itu menyangkut hak individu mayoritas rakyat Indonesia yang beragama Islam. Itu keputusan yang sangat tepat,” ucap Slamet.

PA 212, sambung Slamet, mendesak pemerintah segera dan secepat mungkin menyediakan vaksin halal.

Pemerintah juga diminta segera meninggalkan vaksin yang jelas-jelas haram.

“Pemerintah wajib segera menyiapkan vaksin halal untuk rakyat Indonesia dan mengurangi atau meninggalkan vaksin yang belum jelas kehalalannya. Apalagi yang jelas najis dan haram,” tutur Slamet.

Apabila pemerintah abai terhadap putusan tersebut, Ustaz Slamet mengingatkan rakyat bisa menggugat.

“Rakyat mesti gugat pemerintah dan jika dengan sengaja tidak mau menyiapkan vaksin halal, saya serukan rakyat terutama muslim-muslim untuk melakukan pembangkangan massal,” kata Slamet.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…