Wagub Riza Akui Ada Kekeliruan Data Ganda Penerima Bansos di Jakarta

pranusa.id August 8, 2021

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

PRANUSA.ID– Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengakui terdapat kekeliruan dalam data penerima bantuan sosial (bansos) PPKM Level 4 di wilayahnya. Kekeliruan tersebut berupa data ganda.

“Jadi, memang terjadi ada doubel ganda, data beras yang kami terima,” kata Ahmad Riza Patria, Sabtu (07/08/2021).

Dia mengungkapkan, bahwa saat ini memang ada masalah dalam data penerima bansos antara Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian Sosial sekitar lima persen. Baik itu bansos tunai, bantuan beras 10 kilogram dari Kemensos, DKI, dan Bulog.

Terkait kekeliruan tersebut, Riza pun mengatakan Pemrov DKI Jakarta akan segera melakukan perapihan data agar penerima bansos tidak ada yang ganda.

“Sedang dipadankan (datanya). Insya Allah mudah-mudahan dalam beberapa hari kedepan bisa diselesaikan secara baik,’ jelasnya.

Selama proses pemadanan, Riza mengaku Pemprov DKI selalu berkoordinasi dengan Kemensos dan dia juga memastikan tidak menghambat proses pendistribusian bansos.

“Diselesaikan dulu yang ganda, dicek kembali, selama ini tidak ada masalah. Tahun lalu tidak ada masalah, kami tahun lalu sudah berkoordinasi juga dengan Kemensos, tidak ada masalah terkait pendataan,” kata dia.

Riza menegaskan, bahwa warga DKI Jakarta yang berhak menerima bantuan sosial pasti akan dapat dan akan dapat bantuan beras atau bantuan tunai berupa uang.

Selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga PPKM Level 4 yang sampai 9 Agustus ini, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah menguncurkan bansos kepada masyarakat DKI Jakarta yang terdampak.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Debat dengan BEM UI Soal MBG, Qodari: Makan Bergizi Itu Bagian dari Proses Pendidikan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Diskusi publik bertajuk “Dua Sisi” pada Jumat…
Dosennya Alami Intimidasi Usai Kritik Mutasi Pegawai PU, FH UGM Berikan Perlindungan Penuh
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM)…
Tekan Biaya Kampanye, KPK Usul Peralihan ke Media Digital dan Pembatasan Alat Peraga
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingginya biaya kampanye dinilai sebagai akar masalah…
Frank Hutapea Kritik Keras Sang Ayah: Hotman Paris Hanya Jadikan Rakyat Miskin Senjata Marketing
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi…
Kejar Target Akses Listrik, Pemerintah Alokasikan Rp10,3 Triliun untuk Program Listrik Desa 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses energi di…