Mantan Aktivis PMKRI Jogja Minta Kekerasan di Tanah Papua Dihentikan

pranusa.id July 28, 2021

Mantan aktivis PMKRI Yogyakarta Marsianus N. Nggoi

Press Release Marsianus N. Nggoi

Swara Warga– Beredar sebuah video berdurasi 1:20 menit yang menunjukkan anggota TNI AU menginjak kepala seorang warga asli Papua viral di media sosial.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Pranusa.ID, mantan aktivis PMKRI Yogyakarta Marsianus N. Nggoi mengatakan, aksi yang dilakukan oleh dua oknum TNI AU tersebut sangat tidak terpuji dan melukai hati rakyat Papua.

Ia pun menuturkan, aksi tak manusiawi terhadap warga Papua yang dilakukan oleh aparat sebenarnya bukan baru pertama kali terjadi, melainkan sudah berulang – ulang. Menurutnya, hal tersebut menandakan bahwa negara gagal dalam melindungi warga negaranya.

“Saya menduga jika aksi ini bisa menimbulkan banyak protes dari berbagai kalangan di tengah situasi politik papua yang belum kondusif dan secara nasional negara sedang melawan pandemi Covid 19,” ujarnya.

Ia kemudian menekankan, TNI harusnya menjadi pengayom bagi seluruh warga negara, bukan dengan melakukan kekerasan. Ia berharap, kejadian tersebut tidak terulang kembali. Terakhir, mantan aktivis PMKRI yang biasa disapa Pechy ini meminta agar segera hentikan aksi kekerasan di Tanah Papua.

“Saya berharap negara tidak tutup mata dengan kejadian serupa, agak seluruh warga negara mendapatkan perlindungan dan keamanan,” pungkasnya.

 

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…