Dua Capaian Terkini Timnas Olahraga Breaking Indonesia

pranusa.id September 17, 2019

JAKARTA, KOMPAS.com – Tim nasional olahraga breaking Indonesia mendulang dua capaian prestasi pada kejuaraan dunia Breaking Respect Culture Series – World Final- Taiwan di Taipei pada, Sabtu (14/9/2019). Di dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, kemarin, Timnas Indonesia pada kategori utama-solo, berhasil menembus semifinal. Sementara, untuk kategori beregu, Timnas Indonesia masuk ke delapan besar. Indonesia, pada kategori ini hanya kalah tipis dari Tim Jepang. Tim dari Negeri Matahari Terbit adalah juara pertama pada kategori ini.

Ketua Umum Federasi Breaking Seluruh Indonesia (FBSI) Ardiyansyah Djafar atas pencapaian ini mengatakan bahwa tembus ke delapan besar pada kejuaraan dunia adalah kali pertama bagi Indonesia. “Ini merupakan rekor bagi Indonesia,” tuturnya. Ardiyansyah mengatakan, secara statistik, pada tiga kejuaraan terkini, pencapaian Indonesia terus membaik. “Ini modal baik menyambut SEA Games Filipina mendatang,” kata Ardiyansyah.

Lebih lanjut Ardiyansyah menerangkan, Respects Culture Series memang punya sejarah panjang. “Ini merupakan salah satu kejuaraan dunia breaking yang paling bergengsi,” kata Ardiyansyah. Dahulu, lanjutnya, Respects Culture Series, bernama R16 Korea. Pada perhelatan kali ini lebih dari 20 negara ikut berpartisipasi. Lantas, kata Ardiyansyah, pada hari yang sama sekitar 150 atlet mengikuti kualifikasi memperebutkan wildcard masek ke Bracket 32 besar. Sementara itu, untuk kategori beregu, ada sekitar 50 tim yang disaring masuk ke 16 besar. Indonesia, kata Ardiyansyah, mengirimkan wakilnya, antara lain, Muhammad Farhan Putranto. Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur Jakarta ini mengatakan,” Kesempatan ini luar biasa bagi saya dapat berpartisipasi dalam kejuaraan dunia sebesar ini.” “Di SEA Games nanti, saya akan berusaha lebih baik lagi,” kata Muhammad Farhan Putranto. Timnas Indonesia pada kejuaraan dunia ini mendapat dukungan sponsor antara lain dari Puma Select Indonesia dan Urbain.
Lebih lanjut, Ardiyansyah mengatakan,”Nomor breaking adalah nomor dance sport pertama dan satu-satunya masuk ke Olimpiade.” Berkenaan dengan hal itu, Indonesia bisa memperoleh kesempatan bagus mengambil momentum karena masih dalam tahap awal. “Olimpiade masih panjang persiapannya dan kita masih sangat kompetitif,” kata Ardiyansyah. Ardiyansyah juga menambahkan pada sekitar setahun ini, FBSI sudah menyelenggarakan lebih dari empat kualifikasi kejuaraan dunia di Indonesia.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Dua Capaian Terkini Timnas Olahraga Breaking Indonesia”, https://bola.kompas.com/read/2019/09/16/16550818/dua-capaian-terkini-timnas-olahraga-breaking-indonesia?page=all.
Penulis : Josephus Primus
Editor : Josephus Primus

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026, Damri Pontianak Siapkan 64 Armada untuk 20 Rute Perjalanan
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Perum Damri Cabang Pontianak menyatakan kesiapan penuh…
Yusril Desak Polri Usut Tuntas Aktor Intelektual Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan…
KPK Tahan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Korupsi Kuota Haji, Sita Aset Hingga Rp100 Miliar
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset senilai…
Maafkan Rismon Sianipar, Soal ‘Restorative Justice’ Jokowi Serahkan ke Kuasa Hukum
SOLO – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya buka…
Bantah Indonesia Alami Resesi, Menkeu Purbaya Pastikan Daya Beli Masyarakat Membaik
JAKARTA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa kondisi…
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40