Banjir Sintang: Warga Keluhkan Sakit Gatal, ISPA, dan Diare

pranusa.id November 12, 2021

FOTO: Dapur umum dan tempat pengungsian korban banjir di Sintang.

PRANUSA.ID– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, menyebutkan korban banjir di Sintang belakangan banyak mengeluhkan terkena sakit gatal-gatal, ISPA dan diare.

Hal tersebut ia temukan saat pihaknya mengunjungi sekaligus memberikan pelayanan kesehatan terhadap korban banjir.

“Makanya kita sering melakukan pelayanan kesehatan keliling. Hari ini, kita bersama Basarnas bersama TNI-Polri melakukan pelayanan kesehatan keliling ke Ulak Jaya,” kata Sinto.

“Petugas mendata masyarakat yang butuh pengobatan dan langsung kita layani. Ini lakukan setiap hari,” sambungnya.

Sinto mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab masyarakat banyak terserang penyakit saat banjir, di antaranya air kotor, tertahan di rumah dan kakinya selalu terendam, dan kurang minum air putih.

“Itulah yang menyebabkan penyakit. Makanya saya mengimbau masyarakat korban banjir agar selalu menjaga kesehatan, jangan merendam kaki terlalu lama dan selalu cuci dengan sabun. Kemudian mengonsumsi makanan sehat dan minum air putih yang banyak,” jelasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…
Survei IPO: Dua Tahun Kinerja Presiden Prabowo Diraih Kepuasan Publik 66 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID — Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat tingkat…