
KETAPANG, PRANUSA.ID – Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan pembukaan rute penerbangan udara secara langsung yang menghubungkan Bandara Rahadi Oesman menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada 5 Juni 2026 mendatang.
“Dengan penerbangan langsung, cukup sekitar 1 jam 40 menit sudah sampai Halim,” ujar Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Senin (6/4/2026).
Kehadiran rute penerbangan tanpa transit tersebut dinilai mampu memangkas durasi perjalanan masyarakat secara drastis jika dibandingkan dengan rute konvensional yang mengharuskan penumpang singgah di Pontianak.
“Ini untuk mempermudah urusan masyarakat dan mendorong ekonomi Ketapang,” tegasnya.
Infrastruktur penunjang mobilitas penumpang di Bandara Rahadi Oesman juga telah dinyatakan siap beroperasi penuh usai rampungnya proyek pembangunan fasilitas terminal baru pada 31 Maret 2026 lalu.
“Begitu penerbangan perdana dimulai, fasilitas kita sudah siap dan modern,” katanya.
Rute penerbangan lintas wilayah tersebut rencananya akan dilayani secara perdana menggunakan pesawat tipe ATR 72-500 yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan komersial PT Fly Jaya.
“Kami targetkan mulai 5 Juni, dukungan pemerintah daerah sangat kuat,” ujar Direktur Niaga PT Fly Jaya, Ary Mercyanto.
Jadwal penerbangan pada tahap uji coba awal tersebut akan direalisasikan sebanyak tiga kali dalam sepekan guna mengakomodasi pergerakan roda ekonomi daerah serta mengukur tingkat kebutuhan transportasi masyarakat setempat.
Laporan: Hendri | Editor: Arya