Temuan Awal PBB: Tank Israel dan IED Hizbullah Diduga Kuat Tewaskan 3 Prajurit TNI di Lebanon

pranusa.id April 8, 2026

FOTO: Pasukan Perdamaian di Bawah Bendera PBB

JAKARTA, PRANUSA.ID – Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Stephanie Dujarric, mengungkapkan bahwa analisis proyektil kaliber 120 mm yang menghantam pos 7-1 pada 29 Maret dan menewaskan prajurit TNI diduga kuat ditembakkan dari tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel.

“Perlu diingat bahwa untuk mengurangi risiko terhadap personel PBB, UNIFIL kembali telah memberikan koordinat seluruh posisi dan fasilitasnya kepada Pasukan Pertahanan Israel pada 6 Maret dan 22 Maret,” kata Dujarric dalam siaran pers Pusat Informasi PBB di Indonesia, Rabu (8/4/2026).

Sementara itu, insiden gugurnya prajurit secara terpisah pada 30 Maret diyakini bersumber dari ledakan perangkat peledak rakitan atau IED yang terpicu oleh korban melalui mekanisme tripwire di sekitar lokasi kejadian.

“Investigasi menilai bahwa mengingat lokasi kejadian, karakteristik ledakan, serta konteks saat ini, IED tersebut kemungkinan besar dipasang oleh Hizbullah,” ujarnya.

Rangkaian tragedi mematikan tersebut telah mengakibatkan tiga personel kebanggaan Indonesia atas nama Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Farizal Rhomadon gugur saat menjalankan misi perdamaian UNIFIL.

“Insiden-insiden ini tidak dapat diterima, kami telah meminta para pihak terkait agar kasus ini diselidiki dan diproses secara hukum oleh otoritas nasional untuk membawa para pelaku ke pengadilan dan memastikan pertanggungjawaban pidana atas kejahatan terhadap penjaga perdamaian,” ucap Dujarric.

Hasil temuan awal yang mengindikasikan adanya pelanggaran hukum internasional tersebut kini telah diserahkan kepada pemerintah Indonesia, Lebanon, dan Israel seraya menunggu proses pembentukan Dewan Penyelidikan PBB untuk keperluan investigasi yang lebih menyeluruh.

Laporan: Marsianus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tunjangan Fungsional Dosen Tak Naik Selama 19 Tahun, Rektor UGM: Perlu Ada Peninjauan Ulang
JAKARTA, PRANUSA.ID — Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia,…
AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Kerjasama Nuklir Sipil, Buka Peluang Bisnis Miliaran Dolar
JAKARTA, PRANUSA.ID — Amerika Serikat dan Arab Saudi resmi menandatangani…
Alasan Sakit, Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi…
Korupsi Anggaran Operasional KBS Rp10,2 Miliar, Mantan Dirut Choirul Anwar Ditetapkan Jadi Tersangka oleh Kejati Jatim
SURABAYA, PRANUSA.ID — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur secara resmi…
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Siap Benahi Transparansi Tata Kelola Program MBG
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru,…