Sanksi Baca Sumpah Pemuda Bagi Para Pelanggar Lalin

pranusa.id October 28, 2019

(Gambar: Merdeka.com)

 

PRANUSA.ID — Hari ini, 91 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, telah berlangsung Kongres Pemuda yang menjadi bukti keberlangsungan upaya perjuangan kemerdekaan oleh para pemuda sebelum proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Hal ini kemudian dikenal sebagai hari lahirnya Sumpah Pemuda.

Ada ragam cara unik yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda di Indonesia. Salah satunya adalah Satuan Polisi Lalu Lintas Polresta Pontianak yang memberikan sanksi membaca isi Sumpah Pemuda kepada puluhan pelanggar lalu lintas, Kalimantan Barat, Senin (28/10/2019).

Sanksi tersebut diberikan kepada siapa saja yang melanggar aturan lalu lintas sepanjang digelarnya Operasi Zebra Kapuas 2019 di wilayah Kota Pontianak.

Kasatlantas Polresta Pontianak, Kompol Syarifah Salbiah juga mengatakan bahwa sanksi juga diberikan kepada pemuda yang melanggar lalu lintas, apalagi bertepatan dengan momentum peringatan ke-91 Sumpah Pemuda.

“Pengendara roda dua menjadi pelanggar lalu lintas tertinggi dengan pemberian sanksi tilang,” ujar Salbiah.

Menurut Salbiah, hal tersebut dikarenakan mereka tidak melengkapi surat-menyurat kendaraannya, seperti STNK, SIM, dan lainnya.

Hal itu sesuai dengan data Satlantas Polresta Pontianak yang hingga saat ini mencatat bahwa sepanjang Operasi Zebra Kapuas 2019 di wilayah Kota Pontianak, sudah ada sekitar 700 pelanggaran lalu lintas digelar oleh jajaran Polresta Pontianak.

Oleh karena itu, Salbiah mengatakan bahwa tujuan pemberian sanksi unik tersebut adalah untuk mengingatkan para pemuda tentang isi dari Sumpah Pemuda dan mengenang kembali jasa para pejuang pemuda di masa lalu.

Ternyata hal tersebut dibenarkan oleh Dede, salah seorang pelanggar lalu lintas yang dikenai sanksi membaca isi Sumpah Pemuda. Bahkan, ia mengatakan sanksi pembacaan bagi pelanggar lalu lintas oleh Satlantas Polresta Pontianak, cukup mendidik.

Selain itu, ia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan Satlantas Polresta Pontianak.

“Kami para pemuda mendukung langkah atau inovasi yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Pontianak tetsebut,” katanya.

Tak hanya itu, di hari bersejarah yang hanya diperingati setiap tanggal 28 Oktober, Edi Rusdi Kamtono selaku wali kota Pontianak mengajak para pemuda untuk tetap bersatu, peduli lingkungan, dan peduli terhadap sesama.

“Kita yakin di era tinggal landas ini, pemuda-pemuda Kota Pontianak mampu untuk menjadi pelopor di segala bidang yang bisa meningkatkan peradaban dan kemajuan kota yang kita cintai ini,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap para pemuda terus berkreativitas serta berkontribusi dalam pembangunan. Caranya dengan meningkatkan sumber daya manusia dan keterampilan yang dimiliki.

Penulis: Cornelia

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Memaknai Jumat Agung: Refleksi Pengorbanan dan Solidaritas Kemanusiaan di Era Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID – Jumat Agung kembali hadir sebagai momen kontemplasi…
Sidang Korupsi DJKA Medan: Saksi Akui Kutip Dana Rp5,5 Miliar untuk Pilpres dan Pilkada Sumut
MEDAN, PRANUSA.ID – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pada…
Dukung Penataan Humanis, Partai Golkar Ende Minta Pemkab Utamakan UMKM Lokal di Kawasan Ndao
ENDE, PRANUSA.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten…
Tak Terbukti Bersalah, Hakim PN Medan Vonis Bebas Videografer Amsal Christy
MEDAN, PRANUSA.ID – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan secara…
Konflik Timur Tengah Memanas, Komisioner Uni Eropa Sebut Harga Gas Meroket 70 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisioner Energi Uni Eropa, Dan Jorgensen, mengungkapkan…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40