Sintang Disebut Tak Serius Tangani Covid-19, Jarot: Cornelis Benar

pranusa.id May 20, 2020

Foto: Jarot Winarno (kuburaya.com)

 

PRANUSA.ID — Bupati Sintang Jarot Winarno menyebut pernyataan anggota Komisi II DPR-RI Cornelis tentang ketidakseriusan Sintang dalam penanganan Covid-19 itu benar.

“Cornelis guru saya. (Pernyataan) benar guru saya yang bilang, ‘kok empat daerah anggaran belum disetujui, itu menunjukkan daerah tidak serius’, itu pernyataannya. Itu secara umum. Maksud Beliau, kalau mau serius (menangani Covid) anggarannya cepat beres dong,” kata Jarot dilansir dari Pontianakpost.

Pernyataan mantan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) itu berangkat dari laporan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyatakan sebanyak 65 daerah belum melaporkan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Padahal, laporan penyesuaian anggaran daerah tersebut dibutuhkan untuk menghitung keseluruhan kemampuan pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan dampak wabah virus corona atau Covid-19.

Sri Mulyani juga menyebut daerah-daerah yang belum melaporkan tersebut terancam dikenai sanksi berupa penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU).

Merespons pernyataan Sri Mulyani tersebut, Cornelis kemudian menyebut Kabupaten Sintang, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kayong Utara, dan Kabupaten Melawi tidak serius dalam menangani Covid-19.

Hal ini dikarenakan pemerintah kabupaten di keempat daerah Kalbar tersebut belum melaporkan penyesuaian APBD 2020. Namun, Jarot mengatakan, Pemkab Sintang bukan tidak serius, hanya saja terlambat menyampaikan laporan ke Pemerintah Pusat.

“Soal anggaran bukan tidak serius. Kurang serius apalagi kita nih, pasien dari luar pun kita sembuhkan. Kurang apa saya ini, hampir tiap hari ketemu dengan pasien isolasi. Kita ini serius, dana pun tersedia cukup, Pemda ini sudah mengalokasikan Rp42 miliar untuk penanggulangan Covid-19. Cuman kita terlambat menyampaikannya ke Kementrian Keuangan,” jelas mantan dokter di RSUD dr. Soedarso Pontianak.

Laporan penyesuaian APBD 2020 Kabupaten Sintang juga sudah dikirim ke Kementerian Keuangan pekan lalu, jadi saat ini tinggal menunggu hasil evaluasi. “Kalau sudah disetujui tinggal jalan, kalau belum ya kita evaluasi dan perbaiki, kita kirim lagi,” tutur Jarot.

Sementara itu, Jarot memastikan ketersediaan dan keamanan dana sementara dalam penanganan Covid-19, bahkan sudah dicairkan untuk digunakan langsung dalam mencegah dan menanggulangi dampak virus corona.

Sekali lagi, Jarot membenarkan penilaian Cornelis secara umum soal daerah Kalbar yang tak serius dalam menangani Covid-19. Namun, jika ditanya secara spesifik, maka jelas Sintang sudah sangat serius.

“Apa yang disampaikan Pak Cornelis benar lah karena Beliau bicara soal umum, kalau serius itu anggarannya mesti beres dulu dong begitu kira-kira. Sintang sih seriuslah, pembandingnya pernyataan Gubernur, Sintang salah satu kabupaten yang akan cepat menurunkan kasus Covid-19, dibandingkan dengan kabupaten kota lainnya,” tandas Jarot.

Penulis: Jessica Cornelia Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tanggapi Opini Publik, Mabes TNI Gelar Penyelidikan Internal Kasus Air Keras Adrie Yunus
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ramainya opini publik yang terkesan menuding keterlibatan…
Respons Krisis Energi Global, Pemerintah Kaji Opsi Kebijakan WFH
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemerintah mulai mengkaji kebijakan work from home…
Protes Perang Iran, Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS Joseph Kent Mengundurkan Diri
WASHINGTON, PRANUSA.ID – Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional Amerika Serikat Joseph…
Bertahan di BoP Bentukan AS, Prabowo Pastikan RI Terus Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjelaskan mengenai…
Pensiun Pejabat Negara Bakal Dihapus, MK Usulkan Skema Pencairan Satu Kali di Akhir Jabatan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Sistem pembayaran uang pensiun bagi para pejabat…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40