Wapres RI Sebut Pemanfaatan Teknologi Dorong Pelayanan Publik yang Responsif

pranusa.id November 16, 2021

FOTO: Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin. (Dok. Warta Ekonomi)

PRANUSA.ID — Kualitas pelayanan publik merupakan salah satu ujung dari keberhasilan reformasi birokrasi dan menjadi barometer kepuasan masyarakat. Namun, dinamika masyarakat yang masif menuntut pelayanan publik menjadi lebih cepat dan mudah.

Oleh karena itu, ke depan diperlukan pemanfaatan teknologi digital yang lebih optimal untuk mendorong terciptanya pelayanan yang efisien dan responsif.

“Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik akan mendorong terciptanya pelayanan publik yang efektif, efisien, cepat, dan responsif,” tutur Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin saat memimpin rapat tentang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik, di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Aceh, Selasa (16/11/2021).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, tujuan akhir dari pelayanan publik adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kesejahteraan tersebut dapat dicapai di antaranya dengan menyediakan satu tempat di mana layanan-layanan untuk masyarakat dapat diakses melalui satu pintu. Karenanya, pendirian Mal Pelayanan Publik (MPP) di setiap kabupaten/kota menjadi krusial.

“MPP harus menyelenggarakan pelayanan yang meliputi seluruh pelayanan perizinan dan pelayanan non-perizinan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan daerah serta BUMN dan BUMD, sesuai kebutuhan dan kondisi daerah masing-masing,” ujarnya.

Oleh karena itu, Wapres menekankan bahwa MPP harus dapat menyediakan pelayanan secara langsung, elektronik, mandiri maupun pelayanan bergerak sesuai dengan target yang terukur.

“MPP juga harus memiliki target kinerja yang terukur, sehingga dapat terlihat capaian yang telah berhasil dilaksanakan, serta dapat dievaluasi hambatan dan tantangan yang dihadapi,” tegasnya.

Di sisi lain, Wapres juga berharap agar seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pun harus ikut ditingkatkan. Sehingga, pelayanan yang diberikan dapat lebih optimal ke depannya.

“Saya berharap agar kualitas SDM aparatur penyelenggara pelayanan publik terus meningkat sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang baik dalam pelayanan publik,” urainya.

Menutup arahannya, Wapres berpesan kepada seluruh jajaran pemerintahan di Provinsi Aceh untuk terus memperkuat kerja sama antar stakeholder agar pelayanan publik menjadi lebih adaptif dan berdaya saing.

“Teruslah ciptakan kemudahan aksesibilitas, kenyamanan dan kecepatan dalam pelayanan publik. Konsolidasi, kolaborasi, dan sinergi antar kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah lain, serta dengan dunia usaha harus senantiasa diperkuat agar pelayanan publik menjadi lebih adaptif dan berdaya saing,” pungkas Wapres. *(Humas Sekretariat Kabinet RI)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
UEFA Ancam Lengserkan Gianni Infantino dari Presiden FIFA Lewat Mosi Tidak Percaya
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden FIFA, Gianni Infantino, kini menghadapi tekanan…
Survei LKPI: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo pada Semester I 2026 Tembus 79,3 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo…
Di Tengah Ketidakpastian Global, Pembiayaan Baru Adira Finance Tumbuh 18 Persen pada Semester I 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID — Di tengah tingginya ketidakpastian perekonomian global akibat…
Malam yang Menyatukan Budaya, Seni, dan Persaudaraan di De Britto
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID– Di bawah cahaya lampu yang hangat dan iringan…
Menkeu Purbaya Siapkan Tambahan Anggaran Daerah, Pengumuman Resmi Menunggu Restu Kepala Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pemerintah pusat telah selesai menghitung kebutuhan tambahan…