Ancaman Resesi, Kepala BKF Tetap Optimis Ekonomi Tumbuh 5,3% | Pranusa.ID

Ancaman Resesi, Kepala BKF Tetap Optimis Ekonomi Tumbuh 5,3%


Ilustrasi ekonomi: detik.com

PRANUSA.ID– Undang-Undang Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 sudah disahkan DPR. Di APBN 2023, target pertumbuhan ekonomi tahun depan disepakati sebesar 5,3%.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu mengatakan, target pertumbuhan ekonomi tersebut sudah merefleksikan kemungkinan perekonomian global akan mengalami resesi tahun depan.

Meski begitu, Febrio bilang, pemerintah akan terus waspada dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian global tahun depan. Sehingga pemerintah bisa langsung mengantgisipasi dampak yang terjadi dari ketidakpastian tersebut.

Apakah ada potensi penurunan pertumbuhan perekonomian ke bawah dari yang sudah diproyeksikan? Febrio mengatakan pasti akan selalu ada potensi tersebut.

“Dimana-mana kalau kita buat prediski akan selalu ada sisi atas dan sisi bawahnya, pasti ada risikonya. Makanya waktu kita desian APBN pasti dengan ketidakspatsian yang masih dan akan terus terjadi, makanya kita bilang, optimsi iya, tetapi juga waspadam,” tutur Febrio kepada awak media, Kamis (29/9).

Artinya, lanjut Febrio kewaspadaan tersebut akan disertai dengan fleksibilitas yang sedang dipersiapkan.

Tahun depan, ketidakpastian global bersumber dari tingkat subung yang naik kurs rupiah terhadap dollar AS yang terdepresiasi, inflasi yang tinggi, harga komoditas yang masih tinggi dan volatile, sehingga skenario untuk menghadapi risiko tersebut harus selalu diantisipasi.

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C.

Berita Terkait

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Top