Dorong Perekonomian Lokal, Mendagri Minta Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026

pranusa.id June 14, 2026

FOTO: Trofi Piala Dunia – ist/FIFA

JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong jajaran pemerintah daerah untuk memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026 dengan menyelenggarakan kegiatan nonton bareng.

Kegiatan pengumpulan massa tersebut dinilai berpotensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian lokal sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.

Ajakan ini disampaikan oleh Tito seusai menerima kunjungan Direktur Utama TVRI Tb Fiki Chikara Satari di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri Jakarta pada hari Jumat (12/6/2026).

Tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap ajang sepak bola internasional terbukti selalu berhasil menghadirkan dampak sosial maupun ekonomi yang sangat signifikan.

“Saya pernah dinas di Indonesia bagian timur pernah jadi Kapolda di Papua, saya pun mengikuti di sana tuh lebih ramai lagi”, kata Tito mengenang kemeriahan perayaan sepak bola di masa lalunya.

Penyelenggaraan acara nonton bareng diyakini mampu menciptakan ruang pendapatan baru mulai dari penjualan atribut tim olahraga hingga peningkatan transaksi usaha kuliner.

“Ini peluang untuk menggerakkan ekonomi”, ujarnya.

Kehadiran ribuan titik kumpul massa di berbagai wilayah tentu menjadi peluang strategis bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk mendongkrak omzet harian mereka.

Pihak kementerian berencana untuk segera menyalurkan imbauan resmi kepada seluruh pemerintah daerah agar bersedia memfasilitasi kegiatan masyarakat tersebut.

“Kita akan sampaikan kepada seluruh daerah untuk memperbanyak nonton bareng memanfaatkan memancing UMKM untuk bergerak dan lain-lain, tapi tetap harus menjaga keamanan dan ketertiban”, jelasnya.

Tito dalam kesempatan yang sama turut memberikan apresiasi tinggi kepada TVRI yang telah berhasil mengamankan hak siar eksklusif turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.

Kompetisi Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan akan berlangsung selama lebih dari sebulan penuh mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026 mendatang.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Kenaikan Tukin Juga Sasar Guru, Dosen, dan Nakes di Wilayah 3T
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan…
Tegaskan Komitmen Politik Nonblok, Prabowo: Indonesia Ingin Jadi Tetangga yang Baik bagi Semua Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan…
Pemutaran Perdana Film MAJU di Yogyakarta: Kisah Perjuangan Guru dan Murid Bongkar Sindikat Gelap Lewat Pramuka
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Pemutaran perdana (gala premiere) film anak bertajuk…
Peneliti Sirah Community Ungkap Hasil Riset Terjemahan Ar-Rahiq Al-Makhtum di Simposium UIN Jakarta
CIPUTAT, PRANUSA.ID — Peneliti Sirah Community Indonesia, Asep Sobari, Lc.,…
Simposium Sejarah Islam UIN Jakarta Ungkap Reproduksi Kesalahan Penerjemahan Kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum
CIPUTAT, PRANUSA.ID — Simposium Sejarah Islam bertajuk “Penulisan Ulang Sejarah…