Indonesia Jauh dari Jurang Resesi Ekonomi

pranusa.id September 20, 2022

Ilustrasi ekonomi: detik.com

PRANUSA.ID– Bank Dunia memprediksi banyak negara yang masuk jurang resesi ekonomi pada tahun depan. Namun, Indonesia tak termasuk di dalamnya.

Dalam laporan terbarunya, Bank Dunia melaporkan bakal terjadi resesi global pada 2023. Pemicunya adalah kenaikan suku bunga yang dilakukan banyak bank sentral di dunia.

Ekonom LPEM UI Teuku Riefky menyebutkan ada dua faktor yang membuat suatu negara masuk ke jurang resesi. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang melambat. Di mana kondisi ini tak terjadi kepada Indonesia yang masih bisa tumbuh di atas 5 persen di kuartal I dan II 2022.

Kedua, inflasi tinggi. Di Indonesia, meski inflasi meningkat, tetapi masih bisa dikendalikan. Hal itu tak seperti negara lain yang inflasinya melonjak gila-gilaan, misalnya, Amerika Serikat dan negara kawasan Eropa yang mencapai titik tertinggi dalam puluhan tahun.

“Inflasi meski tinggi, namun masih lebih manageable dibandingkan negara lain, di mana negara-negara masuk jurang resesi itu adalah tingkat pertumbuhan ekonomi sudah melambat dan inflasinya tinggi. Kita di dua faktor itu belum terjadi dan masih sangat-sangat baik performanya,” ujarnya dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (19/9).

Selain itu, kata Riefky, daya beli masyarakat Indonesia juga kuat dan sentimen positif di dalam negeri masih cukup baik sampai ini.

“Jadi seperti saya bilang tadi, dugaan saya memang sejauh ini Indonesia belum akan masuk resesi dan masih sangat jauh dan kondisi makro ekonomi Indonesia masih prudent sampai sejauh ini,” jelasnya.

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
AMAN Kalbar: Penanganan Karhutla Jangan Mengorbankan Hak Masyarakat Adat
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Barat…
AJMAN Kalbar: Jangan Jadikan Masyarakat Adat sebagai Kambing Hitam Karhutla
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat…
Organisasi Sayap Partai Hanura Kirim 3,6 Ton Rendang dan 2,5 Ton Obat-obatan untuk Korban Gempa di Maumere
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa…
Hari Kedelapan Pasca-Gempa Guncang NTT, BNPB Catat 53.971 Rumah Warga Rusak di 7 Kabupaten
JAKARTA, PRANUSA.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak…
Semarak Kemerdekaan di SMAN 1 Rasau Jaya: Empat Hari Penuh Semangat dan Kreativitas
RASAU JAYA, PRANUSA.ID— Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,…