Tidak Semua Pemilik Rekening BRI Mendapatkan Bantuan 600 Ribu Rupiah

pranusa.id May 4, 2020

PRANUSA.ID — Kementerian Sosial (Kemensos) RI menunjuk Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersama dengan Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 528.320 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19.

Oleh karena itu, Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto pun menegaskan bahwa bantuan 600 ribu rupiah yang diterima pemegang rekening bukan dari BRI yang memberikan. 

“Enggak benar, dong. Kan BRI hanya bank penyalur. Yang benar, pemerintah yang bagiin uangnya,” kata Amam dilansir Kompas.com, Minggu (3/5/2020).

Sementara itu, besar uang yang disalurkan pada BST Tahap 1 mencapai Rp 316 miliar. . Melalui Mass Fund Transfer, penyaluran sebesar Rp 600.000 dilakukan pada 27-29 April 2020 ke rekening masing-masing penerima yang berhak.

Kemensos Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial Adhy Karyono menjelaskan bahwa berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), program BST diberikan kepada 9 juta KPM.

Berikut mekanisme penyalurannya.
1. Melalui PT Pos sebanyak 8 juta KPM
2. Transfer top up ke rekening penerima manfaat sebanyak 1 juta KPM.

Tidak semua pemilik rekening mendapatkan bantuan tersebut.Mereka yang dapat menerima lewat transfer bank hanya mereka yang sudah melakukan sinkronisasi data DTKS dengan data bank Himbara. Totalnya ada sekitar 5,8 juta KPM.

Kemudian, diperoleh rekening yang valid sebanyak 749.948 orang, termasuk di BRI sebanyak 528.144 orang dari hasil pemadanan data.

Sebelumnya, sudah ada pemberitahuan mengenai uang bantuan sebesar Rp 600.00 kepada penerima manfaat.

“Sebelumnya pemberitahuan sudah diberikan kepada dinas sosial provinsi dan kabupaten atau kota, juga koordinator BPNT terkait BNBA yang akan dapat top up bantuan,” kata Adhy.

Setelah itu, untuk melakukan tagging nama yang sudah masuk daftar Himbara, telah dilakukan koordinasi antara Kemensos dengan PT Pos Indonesia. (*)

Penulis: Jessica Cornelia

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Harga Pertamax Naik, Sekretariat Kabinet Sebut Masih Lebih Murah Dibanding Negara ASEAN LainnyaHarga Pertamax Naik, Sekretariat Kabinet Sebut Masih Lebih Murah Dibanding Negara ASEAN Lainnya
JAKARTA, PRANUSA.ID – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan…
Dorong Perekonomian Lokal, Mendagri Minta Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong…
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Kabakom Qodari Sebut Prabowo Sedang Pimpin Reformasi Ekonomi Jilid Dua
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan…
Manipulasi Hasil Audit BPK, Pejabat Pemkab Muara Enim Diminta Siapkan Imbalan Rp1,6 Miliar
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dua kasus dugaan…
Anggota DPR RI Esti Wijayati Minta Pemerintah Perjelas Status Kepegawaian Guru Honorer
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat…