Pengamat: Indonesia Harus Waspadai Dampak Perang Rusia dan Ukraina

pranusa.id February 26, 2022

Ilustrasi: Serangan udara melalui jet tempur

PRANUSA.ID– Pengamat militer dari intelijen Susaningtyas Kertopati, mengatakan pemerintah Indonesia harus mewaspadai dampak yang ditimbulkan oleh perang Rusia-Ukraina, khususnya pada sektor perekonomian nasional.

Menurutnya, sejumlah langkah strategis harus disiapkan secara matang oleh pemerintah guna mengantisipasi kemungkinan terburuk bagi kondisi sosial-politik di dalam negeri.

“Jadi efek dominonya yang paling penting adalah harga pangan impor naik diikuti kenaikan barang lokal, biaya logistik melonjak, harga BBM menanti subsidi yang lebih besar, lonjakan harga minyak tak dapat dihindari,” kata Susaningtyas dalam keterangannya dilansir dari Antara, Jumat (25/02/2022).

Selain antisipasi di dalam negeri, sambungnya, Indonesia juga harus waspada terhadap kemungkinan negara tertentu yang malah mengambil kesempatan ketika dunia internasional sibuk menghadapi Rusia.

Salah satunya, ia mendorong agar gelar operasi militer di Laut Natuna Utara tetap wajib untuk terus dilakukan untuk mencegah serangan mendadak yang dapat merugikan pertahanan Indonesia.

Hal penting lainnya, kata dia, pemerintah Indonesia harus segera mengevakuasi WNI yang berada di Ukraina.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Kemenhut Resmi Larang Atraksi Gajah Tunggang di Seluruh Lembaga Konservasi Indonesia
JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) secara resmi memberlakukan larangan atraksi…
Analis Politik: Belum Ada Figur Kuat Penantang Prabowo untuk Pilpres 2029
JAKARTA – Analis komunikasi politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI,…
Sekjen Gerindra Minta Maaf Atas Pemasangan Atribut Partai yang Ganggu Pengguna Jalan
JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menyampaikan permohonan…
Jelang HPN 2026, Persatuan Wartawan Ende Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Kurang Mampu
ENDE – Persatuan Wartawan Ende (PAWE) menggelar kegiatan bakti sosial…
Bupati Ngada: Kasus Bunuh Diri Siswa SD Bukan Dipicu Buku dan Pulpen
BAJAWA – Bupati Ngada, Raymundus Bena, secara tegas membantah informasi…