Bupati Ngada: Kasus Bunuh Diri Siswa SD Bukan Dipicu Buku dan Pulpen

pranusa.id February 6, 2026

FOTO: Bupati Kabupaten Ngada, Raymundus Bena.

BAJAWA – Bupati Ngada, Raymundus Bena, secara tegas membantah informasi yang beredar luas bahwa aksi bunuh diri seorang siswa Sekolah Dasar (SD) berinisial YB disebabkan oleh ketidakmampuan membeli buku tulis dan pulpen.

Dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Jabatan Bupati Ngada, Kamis (5/2/2026) malam, Raymundus menyebutkan bahwa narasi tersebut tidak tepat dan menyesatkan.

“Perlu saya tegaskan, informasi itu tidak tepat. Motif bunuh diri bukan karena buku atau pulpen,” ujar Raymundus.

Pemerintah Kabupaten Ngada berencana berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menelusuri sumber penyebaran informasi keliru tersebut yang dinilai telah memperkeruh suasana duka.

Berdasarkan hasil pemantauan tim internal yang melibatkan Sekretaris Daerah dan pemerintah desa, Bupati menjelaskan bahwa keputusan korban mengakhiri hidup lebih dipengaruhi oleh kondisi kemiskinan ekstrem serta kurangnya perhatian orang tua.

“Faktor dominan adalah kemiskinan ekstrem dan kurang perhatian orang tua,” jelasnya.

Raymundus juga meluruskan anggapan bahwa keluarga korban luput dari perhatian pemerintah, dengan membeberkan data bahwa ibu korban pernah menerima bantuan ternak, sementara nenek korban rutin menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sejak 2023 hingga 2025.

Selain itu, terungkap fakta bahwa keluarga korban memiliki beban utang koperasi mingguan sebesar Rp 8 juta dengan kewajiban cicilan Rp 130.000 per minggu, yang turut memperberat kondisi ekonomi mereka.

Pemkab Ngada menyatakan bertanggung jawab penuh atas penanganan masalah ini dan akan fokus pada langkah strategis pencegahan agar tragedi kemanusiaan serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Laporan: Marsianus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…