Sadis, Polisi Myanmar Tembak Mati Seorang Demonstran dari Jarak 1 Meter

pranusa.id March 6, 2021

Seorang petugas polisi Myanmar menodongkan senjatanya ke arah desa dari jarak dekat. Foto / Bangkok Post

PRANUSA.ID– Sebuah rekaman video terbaru yang viral di media sosial memperlihatkan kebrutalan seorang polisi Myanmar yang menembak mati seorang demonstran antikudeta militer dari jarak sangat dekat, yakni sekitar 1 meter. 

“Seorang pengunjuk rasa dibawa pergi oleh polisi dan mereka menembaknya dari sangat dekat, mungkin hanya satu meter,” kata Utusan PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, seperti dikutip news.com.au, Jumat (5/3/2021).

“Dia (korban) tidak menolak penangkapan atas dirinya, dan kemudian mereka meninggalkan dia meninggal di jalan,” lanjut diplomat PBB tersebut.

Sementara itu, beredar juga video oknum tentara Myanmar yang menebar ancaman kepada para penduduk melalui video TikTok. Salah satu tentara dalam video itu mengatakan; ”Saya akan tembak siapa pun yang saya lihat”.

Meski sudah puluhan demonstran ditembak mati, para pengunjuk rasa antikudeta tidak menyerah. Mereka tetap menuntut pemulihan pemerintahan Suu Kyi yang dikudeta dan menyinggung pemilu ulang yang dijanjikan junta militer.

Akan tetapi, junta militer tetap bertindak keras, meski dunia internasional termasuk PBB telah menyampaikan kecaman. Bahkan, beberapa negara Barat termasuk Amerika Serikat dan Inggris telah menjatuhkan sanksi terhadap para jenderal Myanmar.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Bagas R

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Gubernur Melki Evaluasi Tanggap Darurat Gempa Flores, Penanganan Disesuaikan Kondisi Tiap Daerah
NUSA TENGGARA TIMUR, PRANUS.ID– Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades…
Pasca Gempa Flores, Perokris PT PLN UIW NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Kabupaten Ende
ENDE, PRANUSA.ID — Keluarga Besar Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) Pegawai…
Kabut Asap Karhutla Kian Memburuk, Kualitas Udara Kota Pontianak Tembus Kategori Berbahaya
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas…
Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kades Tanpa Pilkades, Komisi II DPR: Ancam Demokrasi Desa
JAKARTA, PRANUSA.ID — Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin…
Jokowi Siap Hadir di Sidang Kasus Ijazah Palsu, Sekjen Peradi Bersatu: Momen Pembelajaran untuk Publik
JAKARTA, PRANUSA.ID — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan…