Untuk Kedua Kalinya, Presiden Pakistan Kembali Positif Terinfeksi COVID-19

pranusa.id January 9, 2022

Presiden Pakistan Arif Alvi. (Serhat Çağdaş – Anadolu Agency)

PRANUSA.ID — Presiden Pakistan Arif Alvi kembali positif terinfeksi COVID-19 untuk kedua kalinya. Hal itu diketahui dari cuitan Presiden Pakistan di Twitter pada Kamis (6/1).

“Saya positif terinfeksi COVID-19 lagi. Saya merasakan nyeri tenggorokan sejak 4-5 hari yang lalu dan mulai membaik. Merasakan demam ringan selama beberapa jam pada dua malam yang lalu. Tidak ada gejala lainnya,” demikian cuitan Alvi.

Pada Maret 2021, Alvi dinyatakan positif terjangkit COVID-19 dan sembuh setelah melakukan karantina di rumah. Kondisi Alvi tetap stabil selama periode tersebut.

Alvi menganjurkan masyarakat Pakistan agar mematuhi panduan yang diumumkan pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Presiden Pakistan itu tertular saat otoritas kesehatan negara tersebut memperingatkan tentang dimulainya gelombang kelima dari infeksi COVID-19 yang dipicu oleh varian Omicron.
*(Antara/Xinhua)
*Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Harga Pertamax Naik, Sekretariat Kabinet Sebut Masih Lebih Murah Dibanding Negara ASEAN LainnyaHarga Pertamax Naik, Sekretariat Kabinet Sebut Masih Lebih Murah Dibanding Negara ASEAN Lainnya
JAKARTA, PRANUSA.ID – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan…
Dorong Perekonomian Lokal, Mendagri Minta Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong…
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Kabakom Qodari Sebut Prabowo Sedang Pimpin Reformasi Ekonomi Jilid Dua
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan…
Manipulasi Hasil Audit BPK, Pejabat Pemkab Muara Enim Diminta Siapkan Imbalan Rp1,6 Miliar
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dua kasus dugaan…
Anggota DPR RI Esti Wijayati Minta Pemerintah Perjelas Status Kepegawaian Guru Honorer
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat…