Anarko Diduga Merancang Skenario Vandalisme Provokatif Se-Pulau Jawa

pranusa.id April 12, 2020

(Gambar Ilustrasi: Tempo.co)

 

PRANUSA.ID — Situasi krisis pandemi corona coba dimanfaatkan oleh suatu kelompok untuk melancarkan aksi vandalisme.

Skenario tersebut diendus oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. Menurutnya, aksi penjarahan akan dilakukan oleh kelompok bernama Anarko di sejumlah Pulau Jawa pada 18 April 2020 mendatang.

“Pada 18 April 2020, mereka berencana melakukan aksi besar-besaran di pulau Jawa, vandalisme, tujuannya menciptakan keresahan, dan memanfaatkan masyarakat untuk melakukan keonaran hingga penjarahan,” kata Nana dalam konferensi pers, Sabtu (11/4/2020).

Di beberapa tempat seperti Kota Tangerang, Jakarta, Bandung, Solo, dan beberapa wilayah di Pulau Jawa lainnya sudah mulai ditemukan aksi dari kelompok Anarko. Untuk itu, Nana mengatakan akan dilakukan penyelidikan dan penangkapan pada Jumat, 10 April 2020 di sebuah kafe di Tangerang.

“Anggota Polres dari Reskrim Tangerang Kota dan Krimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan pada Jumat (10/4) di lokasi sebuah kafe, yaitu di Cafe Egaliter di wilayah Kota Tangerang,” jelasnya.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan para tersangka. Beberapa dari mereka memiliki status sebagai mahasiswa, pelajar SMA, atau bahkan pengangguran. Mereka memiliki latar belakang berada, namun didominasi anak-anak muda yang memiliki motif yang sama.

“Motif mereka melakukan vandalisme ini karena ketidakpuasan terhadap pemerintah,” ungkap Nana.

Nana juga mengatakan bahwa mereka akan mengembangkan penyelidikan dan penangkapan di daerah lain. Jadi, tidak hanya berpusat di Jakarta.

“Kami kembangkan tentunya, bukan hanya di Jakarta. Kami akan coba seperti di Bandung dan beberapa kota seterusnya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa tiga pemuda yang melakukan aksi vandalisme atau coret-coret tembok dengan tulisan provokasi berhasil ditangkap Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Tangerang.

Aksi vandalisme tersebut dilakukan di empat titik berbeda di sekitar wilayah Tangerang, yaitu di empat toko yang ada di Pasar Anyar, Bank BCA di Pasar Lama, Jalan Kali Pasir, dan di Bank BRI Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang.

Tulisan bersifat menghasut tersebut, misalnya “sudah krisis saatnya membakar”, “kill the rich”, dan “mati konyol apa mati melawan”.

Dari ketiga pelaku yang berhasil diamankan di Cafe Egaliter, Cibodasari, Kota Tangerang, Kamis (9/4/2020) malam hari, hanya Rio yang merupakan warga Jati Uwung, Kota Tangerang. Sementara itu, dua pelaku lain masing-masing bernama Aflah warga Tegal Alur, Cengkareng, Jakarta Barat, dan Rizky warha Warakas, Jakarta Utara.

Adapun barang-barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian adalah foto-foto ketika pelaku mencoret, cat semprot atau pylox, satu unit sepeda motor, dan rekaman CCTV* (Cornelia/Pranusa)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Menteri HAM Natalius Pigai Bantah Keterlibatan Pemerintah dalam Teror Ketua BEM UGM
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara…
Negosiasi Sukses: Ekspor Sawit, Tekstil, hingga Semikonduktor RI ke AS Kini Kena Tarif Nol Persen
WASHINGTON D.C. – Pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat (AS)…
Laku Rp6,5 Miliar, Lukisan “Kuda Api” SBY Dibeli Orang Terkaya Kedua di Indonesia
JAKARTA – Sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang…
Membentuk Karakter Kuat, Melahirkan Generasi Hebat
KOLOM— Di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital, Generasi…
Menlu Sugiono Tegaskan DK PBB dan Board of Peace Harus Bersinergi Wujudkan Perdamaian Gaza
NEW YORK – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26