Awas! Penipuan Siber Berkedok Ucapan Hari Raya dan Hadiah Palsu

pranusa.id December 29, 2025

(Ilustrasi: detik.com) hacker

JAKARTA – Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025 yang masih berlangsung hingga pekan depan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksinya.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan daring, terutama yang berkedok pengiriman ucapan hari raya maupun tawaran hadiah palsu yang mengatasnamakan institusi perbankan.

Dalam upaya menjaga keamanan nasabah di tengah tingginya aktivitas transaksi digital selama masa liburan, pihak perbankan mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam merespons pesan yang masuk.

Saladin, sebagai perwakilan yang memberikan keterangan, menekankan bahwa modus penipuan sering kali meminta data pribadi yang bersifat rahasia dengan iming-iming hadiah atau verifikasi akun.

“Saladin menegaskan bahwa setiap permintaan data rahasia yang mengatasnamakan BRI dapat dipastikan merupakan penipuan,” tulis laporan tersebut.

Pernyataan ini menjadi peringatan keras bagi nasabah agar tidak sembarangan memberikan informasi kredensial seperti PIN, password, atau kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal, meskipun pihak tersebut mengklaim berasal dari bank resmi.

Selain mewaspadai pesan palsu, nasabah juga diimbau untuk memperkuat pertahanan perangkat gawai mereka.

Langkah preventif yang disarankan meliputi memastikan perangkat transaksi digital telah dilengkapi dengan sistem keamanan yang memadai, seperti pemasangan antivirus dan melakukan pembaruan sistem secara berkala.

Hal ini krusial untuk mencegah malware atau program jahat yang dapat mencuri data tanpa disadari pemiliknya.

Lebih lanjut, masyarakat diingatkan untuk hanya menggunakan aplikasi resmi yang diunduh melalui platform terpercaya seperti Google Play Store atau Apple App Store.

Penggunaan aplikasi dari sumber yang tidak jelas berpotensi menjadi pintu masuk bagi peretas untuk mengambil alih kendali perangkat dan menguras isi rekening korban.

Kewaspadaan dan literasi digital menjadi kunci utama agar momen liburan akhir tahun tidak terganggu oleh kerugian finansial akibat kelalaian dalam beraktivitas di dunia maya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Menteri HAM Natalius Pigai Bantah Keterlibatan Pemerintah dalam Teror Ketua BEM UGM
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara…
Negosiasi Sukses: Ekspor Sawit, Tekstil, hingga Semikonduktor RI ke AS Kini Kena Tarif Nol Persen
WASHINGTON D.C. – Pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat (AS)…
Laku Rp6,5 Miliar, Lukisan “Kuda Api” SBY Dibeli Orang Terkaya Kedua di Indonesia
JAKARTA – Sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang…
Membentuk Karakter Kuat, Melahirkan Generasi Hebat
KOLOM— Di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital, Generasi…
Menlu Sugiono Tegaskan DK PBB dan Board of Peace Harus Bersinergi Wujudkan Perdamaian Gaza
NEW YORK – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26