Cara Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

pranusa.id September 17, 2019

Jakarta, CNN Indonesia — Selain kanker, penyakit lain yang banyak merenggut nyawa adalah penyakit jantung. Penyakit jantung disebabkan karena masalah dan kelainan pada organ vital itu sendiri sehingga mengalami gangguan.

Centers for Disease Control (CDC) mengatakan bahwa penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia. Satu dari empat kematian di AS disebabkan oleh penyakit jantung.

Di Indonesia, penyakit jantung juga menjadi penyebab kematian tertinggi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi penyakit jantung di Indonesia bahkan mencapai 1,5 persen.

Faktor yang menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung kebanyakan merupakan akibat dari gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok, obesitas, mengonsumsi makanan yang tidak sehat, dan kadar kolesterol tinggi.

Agar jantung tetap sehat, sebenarnya penyakit ini bisa dihindari pemicunya. Berikut cara menjaga kesehatan jantung sejak dini, seperti dirangkum dari Web MD.

1. Konsumsi makanan sehat
Beri asupan makanan yang kaya akan nutrisi dan hindari kalori berlebih. Kurangi mengonsumsi minuman kaleng dengan pemanis buatan yang banyak mengandung kalori kosong dan tinggi bahan pengawet. Sebagai gantinya, perbanyak makan sayur dan buah secara rutin agar memberi dampak baik bagi kesehatan jantung. Selain itu, ganti camilan atau makanan ringan dengan kacang-kacangan karena mengandung protein dan lemak sehat.

2. Rutin berolahraga
Dalam seminggu, orang dewasa memerlukan setidaknya 30 menit untuk berolahraga setiap harinya. Tak perlu melakukan olahraga berat, cukup berjalan kaki selama 10 menit, bermain sepak bola dengan anak-anak Anda, atau berkebun juga sudah bisa mencukupi kebutuhan tubuh untuk bergerak.

Intinya, tubuh diharuskan untuk aktif melakukan kegiatan yang dapat menjaga jantung untuk tetap sehat dan kuat.

3. Stop merokok
Banyak dampak buruk yang disebabkan akibat merokok, seperti kanker mulut, paru-paru, hingga penyakit jantung. Apabila masih merokok namun pernah terkena serangan jantung sebelumnya, akan meningkatkan risiko kematian lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Bagi pecandu rokok yang kesulitan menghilangkan kebiasaan buruk ini, baiknya konsultasikan pada dokter atau konselor untuk dapat sepenuhnya berhenti merokok.

4. Kurangi berat badan berlebih
Tak perlu diragukan lagi bahwa obesitas atau kegemukan selalu erat kaitannya dengan penyakit kardiovaskular. Orang bertubuh gemuk cenderung terserang penyakit jantung koroner dibandingkan orang dengan orang berberat badan normal.

Menurut American Heart Association, kegemukan meningkatkan gangguan detak jantung stroke, gagal jantung, dan pembekuan darah. Oleh sebab itu, disarankan untuk menghilangkan beberapa kilogram berat tubuh Anda akan menjaga jantung untuk tetap sehat.

5. Kelola stres
Jangan remehkan stres yang mungkin disepelekan efeknya pada tubuh. Padahal stres juga bisa menjadi momok bagi kesehatan jantung. Ketika stres, detak jantung akan meningkat, otot menegang, dan tekanan darah menjadi naik.

Jika hal ini berlangsung dan dibiarkan dalam waktu yang lama, tentu akan memengaruhi kesehatan jantung Anda. Biarkan diri untuk bersantai sambil menikmati udara segar untuk melepas penat sejenak dari segala aktivitas atau kepenatan saat bekerja. Bisa juga mengombinasikan aktivitas santai namun menyehatkan jantung seperti bersepeda.

Dalam rangka memperingati World Heart Day, Yayasan Jantung Indonesia bekerja sama dengan Transmedia menyelenggarakan Jakarta Heart Bike 2019. Acara fun bike 20 KM ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan jantung.

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190916123105-255-430838/cara-menjaga-kesehatan-jantung-sejak-dini

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Akui Keliru Analisis Data, Rismon Minta Maaf ke Jokowi Soal Tudingan Ijazah Palsu
JAKARTA – Pakar forensik digital, Rismon Hasiholan Sianipar, secara resmi…
Audiensi dengan PMKRI, Kapolres Ende Tegaskan Komitmen Melawan Korupsi
ENDE – Kepolisian Resor (Polres) Ende menegaskan komitmen dan keseriusannya dalam…
Tolak Penggusuran UMKM Ndao, Dua Organisasi Mahasiswa dan Pedagang Ancam Tutup Total Akses Jalan
ENDE – Aliansi yang tergabung dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Tak Perlu ‘Panic Buying’, Pemkot dan Polresta Pontianak Jamin Stok BBM Aman Selama Ramadan
PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama aparat kepolisian dan…
Bapanas Proyeksikan Ketersediaan Beras Nasional Capai 47,1 Juta Ton pada 2026
JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memproyeksikan total ketersediaan beras…
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40