Denny Siregar: HTI Gunakan Dakwah Sebagai Senjata untuk Keluarkan Racun!

pranusa.id June 24, 2021

Denny Siregar. (Foto: Ari Saputra/detik.com)

PRANUSA.ID — Pegiat media sosial Denny Siregar menyebut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bergerak menyebarkan paham agamanya ke penjuru tanah air dengan menggunakan dakwah sebagai senjatanya.

“Mereka menggunakan dakwah sebagai senjata untuk mengeluarkan racunnya,” kata dia dalam video berjudul ‘Denny Siregar: Nussa Rara, Film Propaganda Felix Siaw?’ yang tayang di kanal Youtube 2045 TV pada Selasa (22/6/2021).

Awalnya, Denny mengaku setuju dengan pendapat publik yang menyebutkan film kartu Nussa dan Rara mempromosikan budaya ala Afghanistan atau Taliban.

Ia menilai ada oknum-oknum tertentu yang ingin melakukan propaganda tidak baik melalui film tersebut. Denny kemudian membawa nama penceramah Felix Siauw sebagai dalang di balik film tersebut.

“Felix Siauw itu ideolognya HTI. Tugasnya menyebarkan paham agama ke Indonesia dengan berbagai cara,” ujar dia.

Denny menegaskan, HTI merupakan gerakan transnasional yang tidak sama dengan Front Pembela Islam (FPI) lantaran HTI menyusup langsung ke elemen penting pemerintahan.

“HTI ini seperti ular. Mereka menyusup ke elemen penting pemerintahan seperti pendidikan dan militer,” ungkap Denny.

Selain itu, Denny mengungkapkan bahwa HTI menggunakan banyak media sebagai sarana penyebaran pesan keagamaannya, dari selebaran dalam masjid hingga kartun anak.

“Awalnya seperti mengajarkan agama, sehingga orang terlena. Lama-lama sesudah orang terbiasa dengan mereka, dia memasukkan agenda wajibnya, membangung kelompok eksklusif dalam dangka mendirikan negara agama,” jelasnya.

Menurutnya, apabila agenda HTI terlaksana dalam mewujudkan negara Indonesia sebagai negara Islam seperti di Timur Tengah, maka Indonesia akan hancur.

Maka dari itu, ia menegaskan tidak setuju terhadap agenda tersebut.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…