Dinilai Tidak Netral, Rating Aplikasi Detik.com di Play Store “Nyungsep”

pranusa.id June 7, 2020

PRANUSA.ID- Aplikasi media massa online nasional, Detik.com, mendapat rating yang sangat rendah di Google Play Store. Ketika berita ini dituliskan, rating Detik terakhir hanya menyentuh angka 1,4.

Padahal, sebelumnya aplikasi Detik.com memiliki rating di atas 4, bersaing dengan aplikasi berita seperti Kompas.com. Namun dalam beberapa hari ini, mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Cepatnya penurunan rating ini ditengarai karena adanya gelombang protes terhadap media nasional berbasis daring tersebut. Banyak orang yang kemudian meng-uninstall aplikasi Detik.com dan hanya memberikan bintang 1 atau 2 (dari maksimal 5).

Beberapa orang pun menyampaikan ulasan yang isinya berupa kekecewaan terhadap Detik.com yang dinilai tidak netral.

“Semakin hari beritanya semakin tidak netral. Berita banyak salah, penuh provokasi. Ayo donk detik, saya pelanggan setiamu, jika tidak netral, bukan tidak mungkin saya akan uninstall aplikasi ini. Rakyat sedang susah, seharusnya media menjadi informasi yang kredibel dan valid, bukan menjadi pemicu kepanikan. Ayo detik, saya yakin, Engkau adalah media yang netral, bukan abal – abal. Bravo Detik.” ulas akun atas nama Brian 89 (1/6/2020).

Akun atas nama Hendri Ndruru juga turut melayangkan kekecewaannya di kolom ulasan. “Dulu detik sangat bagus setiap update berita pasti judulnya sesuai dengan isi beritanya, sekarang detik seakan2 terbawa suasana politik (berat sebelah) tidak netral. Dan sering membuat berita yang lain judul lain isi. Dan bersifat provokatif, memecah belah dan membuat isu-isu negatif. Dan beritanya mulai tidak bermutu. Terimakasih Semoga detik terperbaiki.” tulisnya (6/6/2020).

“Kecewa dengan konten konten berita yang disajikan, Media harus independen tidak memihak dan menyajikan berita apa adanya sesuai dengan fakta – fakta tanpa ada opini dari peliput berita. Ini yang benar saya sangat kecewa dengan detik yang seharusnya mengambil bagian dalam mencerdaskan anak bangsa tetapi detik malah sebaliknya. Ada apa dengan detik?” tulis akun yang lain atas nama Fill (6/6/2020).

Alami Nasib Seperti Tempo
Apa yang menimpa Detik.com, juga pernah dialami oleh aplikasi koran Tempo.

Pada akhir September 2019, aplikasi koran Tempo di Play Store dan App Store merosot jauh perolehan bintangnya, hingga satu bintang.

Hal tersebut didapatkan Tempo setelah menerbitkan majalah dengan sampul ilustrasi presiden Jokowi dan bayangan sosok mirip Pinokio.

Majalah Tempo tersebut berjudul “Janji Tinggal Janji”, edisi 16–22 September 2019.

Banyak orang yang kala itu menilai Tempo menghina Presiden Republik Indonesia.

Hal tersebut dapat dilihat dari pemberian bintang 1  yang disertai komentar pedas, seperti “Inappropriate news in their publicity”, “Disgusting news and not neutral”, “Disappointed with the cover”, dan lain-lain.

(Kris/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
AMAN Kalbar: Penanganan Karhutla Jangan Mengorbankan Hak Masyarakat Adat
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Barat…
AJMAN Kalbar: Jangan Jadikan Masyarakat Adat sebagai Kambing Hitam Karhutla
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat…
Organisasi Sayap Partai Hanura Kirim 3,6 Ton Rendang dan 2,5 Ton Obat-obatan untuk Korban Gempa di Maumere
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa…
Hari Kedelapan Pasca-Gempa Guncang NTT, BNPB Catat 53.971 Rumah Warga Rusak di 7 Kabupaten
JAKARTA, PRANUSA.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak…
Semarak Kemerdekaan di SMAN 1 Rasau Jaya: Empat Hari Penuh Semangat dan Kreativitas
RASAU JAYA, PRANUSA.ID— Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,…