Ditelepon Prabowo di Tengah Rapat, Menkeu Purbaya Pastikan TKD Aceh Tidak Dipotong

pranusa.id January 11, 2026

FOTO: Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya memastikan bahwa alokasi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Aceh pada tahun ini tidak akan mengalami pemotongan.

Keputusan ini diambil sebagai respons cepat pemerintah pusat menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Kepastian tersebut didapatkan dalam momen yang cukup dramatis saat Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI dengan Pemerintah. Di tengah jalannya rapat, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menghubungi Presiden Prabowo Subianto melalui sambungan telepon untuk meminta diskresi terkait anggaran tersebut.

Momen itu bermula ketika Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan permohonan agar tidak ada pemotongan anggaran TKD mengingat kondisi darurat bencana di daerahnya. Tak berselang lama setelah Dasco menelepon Presiden, Purbaya langsung memberikan konfirmasi.

“Untuk tahun ini, anggaran Anda akan penuh seperti tahun lalu, enggak dipotong. Jadi dapat (tambahan) Rp1,6 triliun, Rp1,7 triliun kalau enggak salah,” tegas Purbaya dalam rapat yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR, dikutip Minggu (11/1/2026).

Purbaya pun menyampaikan apresiasinya kepada Sufmi Dasco Ahmad yang menjembatani komunikasi langsung dengan Kepala Negara sehingga keputusan strategis dapat diambil dengan cepat tanpa birokrasi yang berbelit.

“Kalau saya kan enggak bisa telepon, beliau (Dasco) yang bisa telepon. Pak Ketua, saya nanya tadi ke Presiden, bapak (Dasco) minta persetujuan (presiden), apa memerintah? Hahaha, minta persetujuan, jadi clear,” ujar Purbaya dengan nada bercanda.

Sebagai langkah konkret awal, Kementerian Keuangan melaporkan telah mencairkan dana segar ke kas daerah Aceh pada awal Januari ini.

“Kita sudah kirim di bulan Januari untuk Aceh saja itu Rp1,279 triliun. Jadi mereka cukup cash untuk gerak, kalau mau,” ungkap Purbaya.

Dengan adanya jaminan anggaran penuh dan tambahan dana tersebut, diharapkan Pemerintah Provinsi Aceh dapat lebih leluasa dan responsif dalam menangani dampak bencana serta mempercepat proses pemulihan infrastruktur maupun sosial ekonomi masyarakat setempat.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Elpiji, Bahlil: Selesai Masak, Kompornya Jangan Boros
KARANGANYAR, PRANUSA.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…
Pertamina Pastikan Distribusi BBM di Pontianak dan Kubu Raya Berangsur Normal
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyatakan bahwa…
Eks Penyidik KPK Praswad Nilai Tahanan Rumah Yaqut Ciptakan Preseden Buruk
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi bernama Praswad…
Konflik Timur Tengah Picu Kepanikan, Pemerintah India Jamin Stok BBM Domestik Aman
NEW DELHI, PRANUSA.ID – Otoritas India memberikan jaminan ketersediaan bahan…
Dilaporkan MAKI ke Dewas soal Status Penahanan Yaqut, KPK Sampaikan Terima Kasih
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan tanggapan resmi terkait…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40