Megawati Kecam Keras Aksi Militer AS di Venezuela: Itu Wujud Neokolonialisme!

pranusa.id January 11, 2026

Foto Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan kecaman keras terhadap aksi intervensi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela.

Dalam pidatonya, Presiden ke-5 Republik Indonesia ini menyoroti dugaan penculikan terhadap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, sebagai tindakan yang mencederai kedaulatan negara lain.

Megawati menilai langkah agresif Washington tersebut mencerminkan praktik penjajahan gaya baru yang bertentangan dengan semangat kemanusiaan dan keadilan global.

“Tindakan tersebut merupakan wujud neokolonialisme dan imperialisme modern,” tegas Megawati saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Menurut putri Proklamator Bung Karno ini, tindakan sepihak AS tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga mengkhianati prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia mengingatkan bahwa hubungan antarnegara seharusnya dibangun di atas rasa saling menghormati, bukan dominasi kekuatan.

Megawati menegaskan bahwa sikap anti-imperialisme adalah DNA politik Indonesia yang telah diwariskan sejak era pendiri bangsa.

“Sejak Konferensi Asia Afrika digagas Bung Karno, Indonesia konsisten menentang imperialisme dalam segala bentuknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati juga menyerukan agar konflik internasional diselesaikan melalui jalur diplomasi yang beradab, bukan dengan pamer kekuatan militer yang mengorbankan stabilitas kawasan. Ia menekankan bahwa legitimasi kekuasaan dan keadilan tidak bisa dipaksakan melalui ujung senjata.

“Demokrasi sejati tidak lahir dari moncong senjata, keadilan tidak tumbuh dari agresi sepihak, dan peradaban tidak dibangun di atas penghinaan terhadap martabat bangsa,” pungkas Megawati.

Laporan: Severinus | Editor: Rivaldy

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…