Erick Thohir Tak Persoalkan Masyarakat Kurang Mampu Dapat Bantuan Dua Kali

pranusa.id August 28, 2020

Menteri BUMN Erick Thohir. (OKEZONE)

PRANUSA.ID — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tidak mempermasalahkan soal terjadinya kedobelan dalam pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.

“Ini bukan berarti kita naif, tetapi tadi bantuan pemerintah secara langsung kepada orang yang membutuhkan baik keluarga miskin ataupun tadi usaha mikro ternyata kena dua kali,” kata Erick dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/8).

Menurutnya, hal itu tidak masalah selama bantuan tersebut memang betul diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, jangan sampai pejabat yang memberi bantuan itu malah berniat melakukan korupsi.

“Saya rasa selama nawaitunya engga korupsi, kasih orang yang kekurangan dua kali ya engga apa-apa lah. Yang penting kita engga memainkan untuk kantong kita, jadi yang kena dua kali ya engga apa-apa, tapi datanya akan kita jaga,” lanjutnya.

Akan tetapi, pemberian bantuan lebih dari sekali berisiko membuat masyarakat lain yang juga membutuhkan tidak bisa menerima bantuan serupa.

“(Namun) yang penting proses peraturan jelas. Tadi bukan sengaja 2 kali. Tadi subsidi gaji berdasar data BPJS Ketenagakerjaan yang masih bayar sampe Juli, jadi jelas. Kalau tiba-tiba baru ikut Juli ya gimana dong,” ujar Erick.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi baru saja meluncurkan bantuan berupa subsidi upah senilai Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan bagi para pekerja maupun buruh bergaji di bawah Rp 5 juta.

Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan dan ditransfer langsung ke rekening pekerja yang sudah tercatat dan tersedia dalam data resmi melalui bank pelat merah yang terhimpun dalam Himbara.

“Data BPJS Ketenagakerjaan tadi sudah terbukti 2,5 juta berjalan dengan langsung kepada akun banknya. Dan sudah ada 13,8 juta dari 15,7 juta, ini sesuatu yang baik, yang selama ini kadang-kadang ribut mengenai data,” pungkasnya.

(Cornelia)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Anomali Narasi “Stok BBM 20 Hari” Bahlil di Balik Panjangnya Antrean SPBU Pontianak
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan…
Waketum Golkar: Kritik terhadap Pemerintah Harus Kedepankan Etika dan Kejujuran
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus…
Jelang Malam Takbiran, Mabes Polri Imbau Masyarakat Tak Gunakan Petasan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Mabes Polri mengeluarkan…
Berlaku 28 Maret 2026, Menag Dukung Penuh Pembatasan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa…
Sebut Kasus Air Keras Andrie Yunus adalah Terorisme, Prabowo: Harus Kita Kejar dan Usut!
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40