Fadli Zon: Terorisme di Indonesia Kebanyakan Dibuat-Buat

pranusa.id October 13, 2021

FOTO: Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon. (RakyatCirebon.id)

PRANUSA.ID– Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, mengatakan kebanyakan terorisme di Indonesia merupakan hasil rekayasa alias dibuat-buat.

Ia menyebut teroris di Indonesia sebenarnya tidak ada karena umat Islam di Indonesia sendiri menganut aliran moderat dan menjunjung tenggang rasa antar umat beragama.

Maka dari itu, ia kemudian meminta Densus 88 untuk dibubarkan. Anggota DPR RI ini mengklaim sudah ada BIN, BNPT, kemudian polisi yang sudah lebih dari cukup untuk menangani kasus teroris. Menurutnya, terlalu banyak agen intelijen, maka terorisme tidak akan pernah hilang.

Hal itu dikarenakan diperlukan biaya yang cukup banyak untuk dapat mengoperasionalkan instansi seperti Densus 88 tersebut. Dari sini Fadli Zon menuding jika isu terorisme memang dilestarikan.

“Menurut saya, kalau ini dilestarikan nanti akan ada terus. Karena anggarannya juga ada, bagaimana coba kalau tidak ada teroris lagi berarti anggaran terorisme tidak ada lagi,” katanya dalam acara Catatan Demokrasi bertajuk “Densus 88 Dituding Islamofobia”, Selasa malam (12/11/2021).

“Jadi menurut saya, sudahlah. Ini zaman berubah, jangan lagi kita mengglorifikasi tentang teroris, menurut saya itu tidak ada. Terorisme itu kebanyakan dibikin-bikin, dibuat-buat, difabrikasi,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…