Ganjar Pranowo: Tidak Ada Toleransi untuk Radikalisme

pranusa.id November 18, 2021

FOTO: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Merdeka.com)

PRANUSA.ID– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan sikap tegasnya untuk menolak keberadaan kelompok radikalisme dan penolak Pancasila di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan dalam unggahan akun Twitter pribadinya dengan nama @ganjarpranowo pada Rabu (17/11/2021).

“Tidak ada toleransi pada kelompok radikal dan penolak Pancasila di negeri ini,” ucap Ganjar.

Ganjar pun menyebut kelompok-kelompok tersebut harus terus dilawan, jangan sampai mereka semakin besar. Ia pun mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga Indonesia.

“Karena ketika kita biarkan, mereka akan menggurita. Mari sama-sama waspada, mari sama-sama menjaga Indonesia,” tulisnya.

Dalam unggahannya, disertakan pula sebuah video, di mana Ganjar menceritakan ada kasus di Sragen, di mana siswa SMK mengibarkan bendera hitam. Dia pun segera mengejar sang anak.

“Begitu terjadi kasus di Sragen, anak SMK di bawah saya ngibarin bendera hitam, saya kejar anak itu,” kata Ganjar.

Dia juga menyebutkan di beberapa sekolah terjadi penolakan hormat bendera. Jika di sekolah terdapat siswa yang menunjukkan sikap radikal, Ganjar meminta pihak sekolah untuk membina.

“Kalau enggak bisa, kita ngobrol saja. Perlu enggak sekolah itu ditutup karena argumentasi penolakannya itu pokoknya tidak boleh hormat bendera?”

Oleh karena itu, dia menegaskan bagi para tenaga pendidik jika ada indikasi menganut paham radikal sedikit saja, yang terlihat dari unggahan di media sosial, maka yang bersangkutan harus mundur.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Teras Narang Desak Penanganan Cepat dan Penegakan Hukum Karhutla
PALANGKA RAYA, PRANUSA.ID— Anggota DPD RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah,…
Jangkar Nusantara Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Gerakan Jangkar Nusantara mendesak pemerintah segera menetapkan…
Kepercayaan untuk Menumbuhkan Pribadi Utuh
FOTO: Romo Rektor Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ YOGYAKARTA, PRANUSA.ID- Pendidikan…
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…