Iseng hingga Keterusan, 3 Tersangka Penembakan di Tangerang Akhirnya Minta Maaf

pranusa.id August 15, 2020

(ilustrasi: timesindonesia.co.id)

PRANUSA.ID — Tiga tersangka pelaku kasus penembakan di Tangerang Raya berinisial CLA (19), CHA (19), dan EV (27) mengungkapkan penyesalan mereka atas perbuatan meresahkan masyarakat tersebut.

“Menyesal. Nyesel banget, nyesel sekali,” kata EV di di Polres Tangsel, Jalan Promoter, Tangerang Selatan, Jumat (14/8/2020).

Seperti diketahui, aksi penembakan itu terjadi di tujuh TKP di wilayah Tangsel dan Kabupaten Tangerang selama tiga pekan sejak Juni hingga Juli 2020.

Berdasarkan pengakuan mereka, penembakan itu dilakukan karena kekesalan pribadi terhadap para pengendara bermotor yang menurut mereka berkendara secara ugal-ugalan dan melakukan balap liar.

Korban aksi penembakan yang dipilih secara acak itu berjumlah delapan orang dan sesungguhnya bukanlah pelaku balap liar. Para korban hanyalah masyarakat biasa.

Mereka pun menyampaikan permohonan maaf terhadap para korban. Ketiga saudara sepupu ini menyadari bahwa aksi main hakim sendiri di jalanan itu merupakan kesalahan.

Bahkan, mereka siap bertanggung jawab untuk menebus kesalahan mereka. Saat ini, mereka melalui keluarga tengah mengupayakan jalur mediasi jika diberi kesempatan oleh para korban.

“Mediasi, permohonan maaf, dan tanggung jawab kami,” ujar dia.

EV juga mengatakan kurang tahu apakah upaya jalur mediasi telah dilakukan karena hal itu akan diurus oleh keluarganya.

“Saya kurang tahu. Soalnya, keluarga kita yang urus,” ungkap dia.

Ide awal dalam melakukan aksi penembakan itu berasal dari tersangka CLA. “Saya CLA yang memulai. Berawal iseng-iseng, modal iseng,” ungkap dia.

Mereka kemudian dengan menggunakan mobil memutuskan untuk berkeliling dan mencari sasaran di setiap hari Sabtu malam atau Minggu dini hari.

Para tersangka belakangan terungkap juga pernah melakukan aksi penembakan di depan pom bensin Kebon Nanas, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

(Cornelia)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…