Kapolri Ancam Pecat Anak Buah yang Langgar Aturan

pranusa.id September 13, 2022

FOTO: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

PRANUSA.ID– Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menegaskan tidak akan segan-segan menindak anggotanya yang melakukan pelanggaran. Hal itu disampaikan Listyo untuk menjaga kepercayaan publik kepada Polri.

“Saya selalu wanti-wanti hindari pelanggaran-pelanggaran khususnya hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat, pelanggaran-pelanggaran yang kalau itu kita lakukan semakin menurunkan kepercayaan publik kepada Polri,” kata Listyo lewat akun instagram pribadinya yang dilihat Tempo pada Senin, 12 September 2022.

Dalam video berdurasi 1,49 menit itu Listyo mengungkapkan bahwa ia akan segera menindak anggotanya yang kedapatan melakukan judi hingga masalah penyakit masyarakat.

Listyo juga mengungkapkan bahwa kondisi negara saat ini sedang pusing. Ditambah lagi dengan bebannya cukup berat karena adanya kejahatan-kejahatan yang menyerang kekayaan negara.

Melihat adanya kegentingan itu, Listyo pun tidak segan untuk segera memproses anggotanya yang melanggar. Bahkan tidak perlu dengan dengan teguran lagi. Ia bahkan tidak memilih-milih anggotanya yang melakukan pelanggaran tersebut.

“Negara sedang pusing, bebannya cukup berat terhadap kejahatan-kejahatan kekayaan negara. Tolong diberantas kalau ada laporan, tidak perlu tegur lagi, langsung saya proses saya copot ini berlaku untuk semuanya,” ucapnya.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu kemudian mengungkapkan istilah ikan busuk dari kepala. Oleh karena itu sesama anggota Polri saat ini harus saling mengingatkan. Yaitu anak buah bisa mengingatkan atasan, demikian juga sebaliknya.

“Ikan busuk tentunya dari kepala, oleh karena itu mari kita saling mengingatkan atasan mengingatkan anak buah. Anak buah juga sama menyampaikan komandan sepertinya ini salah dan itu sah-sah saja,” ucapnya.

Pada video tersebut, Listyo juga menyampaikan kepada anggotanya agar tidak membiasakan menerima sesuatu yang tidak bisa diterima. Hal ini adalah untuk kebaikan institusi.

“Saya harus mencopot, saya harus menindak, terhadap rekan-rekan yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dan ini terus saya ulang-ulang karena ini karena saya sayang dengan 430.000 polisi yang telah bekerja dengan baik dan 30.000 PNS yang juga bekerja dengan baik,” ucapnya.

Belum diketahui dalam acara apa Kapolri Listyo Sigit Prabowo berbicara. Namun dalam unggahan video itu terdapat beberapa petinggi Polri yang hadir seperti Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto, dan Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri.

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…