Kemenag Siapkan Regulasi Baru, Tutup Celah Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

pranusa.id May 7, 2026

FOTO: Nasaruddin Umar

JAKARTA, PRANUSA.ID – Kementerian Agama Republik Indonesia mulai menyiapkan regulasi dan tata tertib baru guna mencegah kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren. Langkah strategis tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta pada Kamis (30/4/2026).

“Kami sedang menyiapkan tata tertib untuk mencegah terulangnya tindak kekerasan seksual di pesantren, termasuk mencegah peluang oknum menyalahgunakan relasi kuasa,” ujar Nasaruddin.

Pemerintah terus merancang penguatan kelembagaan pendidikan agama agar memiliki sistem pengawasan yang jauh lebih ketat dan terstruktur. Pembentukan badan khusus tersebut diharapkan mampu membenahi tata kelola institusi sekaligus melindungi para peserta didik dari berbagai bentuk kejahatan.

“Kami ingin memastikan ada sistem yang mampu mengawasi, mencegah, sekaligus menindak secara tegas jika terjadi pelanggaran,” kata Nasaruddin.

Selain memperketat sistem pengawasan struktural, kementerian juga mendorong institusi pendidikan tersebut untuk membangun budaya ruang publik yang sehat. Lembaga pendidikan agama ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi agen perubahan sosial dengan melibatkan peran aktif kaum perempuan.

“Pesantren, pemuda, dan perempuan, harus menjadi motor perubahan, kita ingin pesantren tampil sebagai pelopor dalam menolak kekerasan seksual dan membangun budaya yang sehat,” tutur Nasaruddin.

Pihak kementerian menegaskan komitmen mutlaknya untuk memproses tegas setiap pelaku pelecehan tanpa pandang bulu. Perubahan pendekatan penanganan dari reaktif menjadi preventif ini bertujuan memastikan keamanan generasi muda dalam menimba ilmu pengetahuan.

“Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual, saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan, lembaga pendidikan agama harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak untuk belajar, dan harus menjadi contoh masyarakat yang ideal,” tegas Nasaruddin.

Laporan: Hendri | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Ade Armando Siap Temui Jusuf Kalla Serta Minta Maaf ke Umat Islam dan Kristen
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pegiat media sosial Ade Armando menyatakan kesiapannya…
Buka Akses Pemeriksaan Gudang bagi Mahasiswa, Kementan Klaim Stok Beras Nasional Capai 5,2 Juta Ton
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mempersilakan Badan…
Pendidikan Karakter di Era Serba Instan
KOLOM– Tema Hari Pendidikan Nasional 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan…
Jalan Kisol-Paan Leleng Rampung, Warga Manggarai Timur Sambut Antusias Akses Ekonomi Baru
MANGGARAI TIMUR, PRANUSA.ID – Masyarakat menyambut antusias rampungnya proyek peningkatan…
PT Alfa Indo Global Perkuat Posisi sebagai Importir dan Distributor Tunggal Parfum Prancis untuk Pasar Industri Indonesia
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pasar parfum Indonesia tercatat mencapai sekitar USD…