
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pegiat media sosial Ade Armando menyatakan kesiapannya untuk bertemu secara langsung dengan Wakil Presiden Kesepuluh dan Kedua Belas Republik Indonesia Jusuf Kalla menyusul pelaporan atas dugaan tindak penghasutan serta ujaran kebencian dalam konferensi pers di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia pada Selasa (5/5).
“Kalau saya dipertemukan dengan Pak JK saya juga mau ya, atau saya harus minta maaf sama masyarakat umat Islam misalnya atau umat Kristen, saya bersedia,” kata Ade.
Kesiapan meminta maaf atas polemik kontennya di kanal YouTube Cokro TV tersebut diiringi dengan penegasan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat melukai perasaan sang mantan wakil presiden maupun kelompok agama mana pun.
“Tapi saya akan mengatakan saya tidak pernah loh mengadu domba, saya tidak pernah menghina agama,” ujar Ade.
Berulangnya pelaporan hukum setelah kasus kritik kepemilikan tanah Yogyakarta yang juga berujung pada permohonan maaf menjelang Pemilihan Umum 2024 lalu tersebut pada akhirnya mendorong sang aktivis untuk mengundurkan diri agar tidak membebani langkah politik partainya.
“Seperti orang-orang akan mempersulit kerja PSI berikutnya untuk memperjuangkan partai di berbagai tempat gitu ya, menjelang, bukan menjelang, nanti menuju pemilu 2029,” tutur Ade.
Laporan: Hendri | Editor: Arya