Ketua Muhammadiyah: KPK Bukan Lagi Dilemahkan, Tapi Tamat di Tangan Jokowi

pranusa.id May 12, 2021

(Ilustrasi KPK: tribun)

PRANUSA.ID — Sebanyak 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk Novel Baswedan, yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) dinonaktifkan.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) tertandatangan Plh. Kepala Biro SDM KPK Yonathan Demme Tangdilintin pada tanggal 7 Mei 2021 lalu.

Menyikapi hal itu, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqqodas lantas menyebut riwayat KPK sudah tamat di tangan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Sejak UU KPK direvisi, dengan UU 19/2019, di tangan Presiden Jokowi lah KPK itu tamat riwayatnya. Jadi bukan dilemahkan, sudah tamat riwayatnya,” kata Busyro, Rabu (12/5).

Menurutnya, upaya pelemahan posisi KPK itu semakin terlihat ketika Firli Bahuri terpilih menjadi pimpinan. Puncaknya adalah saat TWK dijadikan dalih ganti status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Ia menilai TWK yang dilakukan sesuai UU KPK hasil revisi tahun 2019 itu tidak sesuai amanat konstitusi, Pancasila, dan tidak relevan sebagai syarat alih status pegawai.

“LBH Muhammadiyah dari PP Muhammadiyah sampai wilayah-wilayah sudah resmi akan menjadi kuasa hukum bersama yang lain untuk kuasa hukum 75 orang itu,” jelas Busyro.

“75 orang itu harus dipulihkan kembali. Kalau tidak dilakukan Presiden, maka di era Presiden ini betul-betul remuk,” ujarnya.

Laporan: Bagas R.
Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Mendag Budi Santoso Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Stabil Selama Idulfitri 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan harga…
Satreskrim Polresta Pontianak Amankan Terduga Pelaku Penimbunan BBM Subsidi
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pontianak menindak…
Kemenhub Catat 10,8 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum pada Mudik Lebaran 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat total pergerakan pemudik…
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Eks Menag Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembalikan status penahanan…
Alasan Medis dan Paskah, Immanuel Ebenezer Minta Alih Status Jadi Tahanan Rumah
JAKARTA, PRANUSA.ID— Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40