
TAPANULI SELATAN – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen penuh pemerintahannya untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang diuji oleh bencana alam.
Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Presiden saat mengunjungi posko pengungsian di Batu Hula, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu (31/12/2025).
Di hadapan para pengungsi, Prabowo memberikan jaminan bahwa negara akan mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk memulihkan kondisi wilayah yang terdampak. Ia memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang akan dibiarkan berjuang sendirian menghadapi masa-masa sulit ini.
“Dan percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo memberikan penguatan moril.
Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan jajaran menteri terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memantau perkembangan penanganan bencana secara real-time.
Prabowo menyebut keputusan untuk merayakan pergantian tahun bersama para pengungsi adalah wujud tanggung jawab moralnya sebagai pemimpin yang dipilih oleh rakyat.
“Itu tujuan dari pemerintah Republik Indonesia. Itu tugas kami, kami dipilih oleh rakyat, untuk bekerja untuk rakyat. Dan karena itu saya memutuskan di pergantian tahun ini saya harus bersama rakyat kita yang dalam kesulitan,” ucap Kepala Negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengajak masyarakat untuk tetap tegar dan memupuk semangat gotong royong. Menurutnya, kebersamaan adalah kunci utama untuk bangkit dari keterpurukan akibat musibah.
“Kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar jiwa kita dan yang paling penting tadi kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” tegasnya.
Terkait progres pemulihan infrastruktur, Prabowo menyampaikan kabar baik bahwa akses menuju desa-desa yang sempat terisolasi di Tapanuli Selatan kini telah terbuka kembali.
Laporan yang ia terima menunjukkan perbaikan aksesibilitas yang signifikan di wilayah Sumatera Utara, memastikan bantuan logistik dapat tersalurkan dengan lebih lancar.
Laporan: Severinus | Editor: Kristoforus