
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia bersama lima pejabat lainnya melalui prosesi yang diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg Nanik Purwanti di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026).
“Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Karantina Indonesia,” kata Nanik.
Seusai pembacaan regulasi pengangkatan tersebut, prosesi seremonial langsung dilanjutkan dengan agenda pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin oleh kepala negara dan diikuti secara serentak oleh seluruh pejabat baru.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo.
Penunjukan kembali Abdul Kadir Karding ke dalam jajaran pejabat pimpinan tinggi ini menjadi sorotan kritis mengingat rekam jejaknya yang sempat dicopot dari kursi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia usai beredarnya foto dirinya tengah bermain domino bersama tersangka pembalak liar bernama Muhammad Aziz Wellang pada awal September 2025 silam.
Laporan: Hendri | Editor: Arya