Protes Anggota DPR Atas Larangan Risma Belanjakan Bansos untuk Rokok

pranusa.id December 30, 2020

Mensos Risma (Utomo / detik.com)

PRANUSA.ID– Menteri Sosial Tri Rismaharini melarang para penerima bansos tunai untuk membeli rokok dengan uang bantuan yang mereka terima. 

“Tidak ada lagi (uang bansos) untuk pembelian rokok dan kami akan pantau, kami akan pantau,” tegas Risma dalam konferensi pers yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 29 Desember.

Risma pun serius dengan larangan tersebut. Ia mengaku saat ini sedang menyiapkan alat untuk memantau penggunaan uang bansos oleh masyarakat. 

“Insyaallah bulan Februari 2021 kami sudah akan menyiapkan tools atau alat untuk kami mengetahui belanja apa saja yang akan digunakan. Dengan uang itu dibelanjakan untuk apa saja,” jelasnya.

Larangan dari Risma kemudian mendapatkan respon dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim.

Ia mempertanyakan alasan Risma melarang penggunaan dana bansos untuk rokok, padahal negara sendiri setiap tahun menerima ratusan triliun dari cukai rokok. 

“Ada apa Bu, kok serius banget musuhi sama rokok? Brp ratus trilyun cukai rokok yg diterima negara setiap tahun?,” tulis Luqman di akun Twitter pada Rabu, 30 Desember 2020.

Luqman mengungkit peranan dana dari industri rokok yang bahkan juga digunakan untuk nomboki defisit BPJS Kesehatan selama ini.

“Dari mana duit yg dipakai nomboki defisit BPJS Kes? Brp puluh juta rakyat terlibat dlm rantai industri rokok? Beli rokok di warung/pasar, apa salahnya? Mikir to, Bu!,” lanjutnya.

Oleh karena itu, ia pun meminta Risma agar memperbolehkan masyarakat untuk membeli apa yang mereka inginkan karena akan berdampak pada perekonomian.

“Dlm keadaan ekonomi mandeg begini, negara ngurus apa yg boleh dibeli dan yg tak boleh? Biarkan rakyat beli apa saja dg duit 300 ribu itu, akan memicu ekonomi bergeliat,” bebernya.

“Setahu saya, Presiden @jokowi tegas minta agar BST tidak dipotong, tdk dikorupsi. Tekanannya bukan soal rokok!,” pungkasnya.

 

(Kris/Pranusa)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Menteri HAM Natalius Pigai Bantah Keterlibatan Pemerintah dalam Teror Ketua BEM UGM
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, secara…
Negosiasi Sukses: Ekspor Sawit, Tekstil, hingga Semikonduktor RI ke AS Kini Kena Tarif Nol Persen
WASHINGTON D.C. – Pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat (AS)…
Laku Rp6,5 Miliar, Lukisan “Kuda Api” SBY Dibeli Orang Terkaya Kedua di Indonesia
JAKARTA – Sebuah lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang…
Membentuk Karakter Kuat, Melahirkan Generasi Hebat
KOLOM— Di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital, Generasi…
Menlu Sugiono Tegaskan DK PBB dan Board of Peace Harus Bersinergi Wujudkan Perdamaian Gaza
NEW YORK – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, secara…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26