
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong warga diaspora di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk berkolaborasi membangun desa asalnya.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri silaturahmi lintas elemen masyarakat NTT di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (29/4/2026).
“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak, karena itu, saya mengajak diaspora ayo bangun NTT dimulai dari desa masing-masing sesuai potensi desa,” kata Melkiades.
Sinergi antara pemerintah dan perantau tersebut dinilai Melki sangat krusial untuk mempertahankan laju pemulihan provinsi yang perlahan mulai berhasil menekan angka kemiskinan.
Kontribusi aktif diaspora diyakini olehnya mampu menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini ditopang kuat oleh sektor agraris.
“Pertumbuhan ekonomi NTT 5,14 persen itu di atas rata-rata nasional sebesar 5,12 persen, kami senang karena pertumbuhan ekonomi NTT terbesar diungkit oleh sektor pertanian yang menyentuh 60 persen penduduk,” ujar Melkiades.
Selain memacu kemajuan ekonomi daerah asal, pertemuan strategis itu juga menjadi ajang konsolidasi gerakan sosial bertajuk Ayo Bangun NTT.
Melalui landasan gerakan tersebut, sang kepala daerah secara khusus menginstruksikan seluruh warganya di perantauan untuk senantiasa merawat harmonisasi dan ketertiban lingkungan.
“Mari kita tunjukkan bahwa orang Timur itu santun, tertib, dan ikut menjaga kenyamanan Yogyakarta,” tegas Melkiades.
Laporan: Hendri | Editor: Arya