Sambil Memelas, Remaja Provokator Aksi Jokowi End Game Meminta Maaf

pranusa.id July 24, 2021

Remaja terduga provokator Aksi Jokowi End Game yang telah diciduk oleh aparat.

PRANUSA.ID– Oknum remaja yang diduga sebagai salah satu provokator aksi demo Jokowi End Game diciduk oleh pihak aparat. Pasca diciduk, video ia meminta maaf pun kini tersebar luas di jagad media sosial terutama setelah dibagikan oleh Ferdinand Hutahaean lewat postingannya di Twitter pribadinya, Sabtu 24 Juli 2021.

Dalam video yang diunggah oleh Ferdinand, dengan wajah memelas remaja provokator demo Jokowi End Game itu mengaku tidak berniat untuk membuat perpecahan di masyarakat.

https://twitter.com/FerdinandHaean3/status/1418780380551802893?s=19

“Dengan ini saya menyatakan bahwasanya saya tidak pernah berniat untuk melakukan perpecahan,” ungkap sang remaja dengan wajah memelas.

Ia kemudian berjanji tidak akan berpartisipasi dalam aksi demo Jokowi End Game tersebut. Ia juga mengaku telah keluar dari sejumlah grup di media sosial yang berisi ajakan untuk ikut demonstrasi melengserkan Presiden Jokowi.

“Saya tidak akan turun melakukan aksi pada tanggal 24 Juli 2021 (demo Jokowi End Game). Dan saya sudah keluar dari semua grup Medsos yang berisi ajakan-ajakan untuk melakukan demonstrasi,” ungkapnya.

Pada akhir cuplikan video tersebut, remaja terduga provokator itu kembali menegaskan vahwa dirinya tidak akan pernah ikut aksi demontrasi massa yang terindikasi pada gerakan untuk menurunkan Jokowi dari kursi presiden.

“Saya tidak akan mengikut aksi-aksi yang menentang pemerintah dan tentunya untuk menurunkan Presiden Jokowi,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Teras Narang Desak Penanganan Cepat dan Penegakan Hukum Karhutla
PALANGKA RAYA, PRANUSA.ID— Anggota DPD RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah,…
Jangkar Nusantara Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional di Kalimantan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Gerakan Jangkar Nusantara mendesak pemerintah segera menetapkan…
Kepercayaan untuk Menumbuhkan Pribadi Utuh
FOTO: Romo Rektor Agustinus Sugiyo Pitoyo, SJ YOGYAKARTA, PRANUSA.ID- Pendidikan…
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…