Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP

pranusa.id October 24, 2026

FOTO: Yosafat Yosef Lima

ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai Gerindra, Yosafat Yosef Lima, angkat bicara menanggapi polemik ganti rugi lahan sawah milik warga Desa Dile, Kecamatan Detusoko, yang tertimbun material proyek jalan Ende–Wolowaru.

Yosafat menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur daerah seharusnya tidak mengorbankan hak-hak dasar masyarakat kecil.

Ia mendesak pihak kontraktor pelaksana, PT Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC), untuk segera bertanggung jawab atas hilangnya lahan pertanian warga.

“Kami meminta kontraktor menepati komitmennya, bukan terus memberikan janji tanpa realisasi,” tegas Yosafat melalui keterangan tertulisnya.

Yosafat menilai Pemerintah Kabupaten Ende perlu turun tangan secara proaktif guna memastikan proses penyelesaian sengketa berjalan adil, transparan, serta memiliki kepastian hukum dan waktu.

“Jangan biarkan masyarakat menanggung kerugian akibat pembangunan,” ujar Yosafat.

Guna memperjuangkan aspirasi warga terdampak, Yosafat menyatakan siap mendorong jajaran pimpinan DPRD Ende untuk memanggil seluruh pihak terkait dalam forum resmi parlemen.

“Kami akan berkoordinasi dengan pimpinan, bila tidak ada solusi maka diminta untuk rapat dengar pendapat (RDP) dengan stakeholder terkait termasuk kontraktor,” kata Yosafat.

Selain itu, pihak DPRD bersiap melakukan peninjauan dan verifikasi lapangan bersama dinas teknis untuk meminta dokumen klarifikasi tertulis dari manajemen PT BCTC.

Sebagai Ketua Tani Merdeka Kabupaten Ende, Yosafat mengaitkan persoalan penimbunan sawah ini dengan agenda strategis nasional di sektor ketahanan pangan.

“Pak presiden prabowo sangat mendukung bidang pertanian, dalam mewujudkan swasembada pangan, jadi pihak kontraktor jangan main-main,” kata Yosafat.

Ia berkomitmen melaporkan dinamika kasus penimbunan lahan sawah di Desa Dile ini ke Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka di Jakarta untuk mendapatkan atensi serta pengawalan khusus.

Laporan: Marsianus | Editor: Michael

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…
Survei IPO: Dua Tahun Kinerja Presiden Prabowo Diraih Kepuasan Publik 66 Persen
JAKARTA, PRANUSA.ID — Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat tingkat…