Sebut Teroris Terkait Agama, Menag: Jika Tidak Jujur, Selamanya Akan Begini

pranusa.id April 18, 2021

Menteri Agama Gus Yaqut

PRANUSA.ID– Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan sangat penting untuk mengakui bahwa terdapat pemahaman agama yang salah di tengah masyarakat. Menurutnya, pengakuan tersebut dapat menjadi salah satu upaya dalam menanggulangi pertumbuhan paham terorisme dan intoleransi di Indonesia. 

“Kalau kita tidak jujur maka selamanya kita akan begini. Karena pelaku terorisme seperti yang terjadi beberapa waktu lalu ada surat wasiat yang berisi pesan agama. Ajaran agamanya benar, hanya saja pemahamannya yang belum benar,” ungkap dia, Minggu (18/4/2021).

Ia melanjutkan, jika para pemangku kepentingan dan para tokoh agama enggan mengakui dan tidak mencoba mengoreksi hal tersebut, maka pemahaman agama seperti ini akan terus ada. 

Menag menambahkan, dalam mengatasi problem intoleransi dan terorisme, Kemenag tidak bisa berjalan sendiri. Ia mengatakan, harus ada kolaborasi dengan institusi terkait lainnya, seperti BIN, Polri, Densus 88, TNI, BNPT, Watimpres dan lain-lain. 

“Mudah-mudahan dengan itu penanganan terorisme dan intoleransi di Indonesia dapat dilakukan secara komprehensif. Kami di Kemenag akan melakukannya dengan soft power,” lanjut Menag.

Terkait meminimalisir intoleransi di sektor pendidikan tinggi, dirinya menyampaikan bahwa pihaknya sudah mendapat arahan Presiden RI Joko Widodo dan Mensesneg untuk mendirikan Rumah Tampung di empat perguruan tinggi.

Empat perguruan tinggi yang akan menyiapkan Rumah Tampung tersebut yakni UGM, UI, IPB, dan ITB untuk mahasiswa pertama.

“Di sana akan dilakukan pendidikan kebangsaan dan moderasi beragama serta rumah advokasi mahasiswa baru dengan ideologi nasional. Insya Allah pada tahun ajaran baru nanti Rumah Tampung ini sudah bisa dimanfaatkan dalam upaya meminimalisir upaya indoktrinasi di kalangan mahasiswa,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Akui Keliru Analisis Data, Rismon Minta Maaf ke Jokowi Soal Tudingan Ijazah Palsu
JAKARTA – Pakar forensik digital, Rismon Hasiholan Sianipar, secara resmi…
Audiensi dengan PMKRI, Kapolres Ende Tegaskan Komitmen Melawan Korupsi
ENDE – Kepolisian Resor (Polres) Ende menegaskan komitmen dan keseriusannya dalam…
Tolak Penggusuran UMKM Ndao, Dua Organisasi Mahasiswa dan Pedagang Ancam Tutup Total Akses Jalan
ENDE – Aliansi yang tergabung dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Tak Perlu ‘Panic Buying’, Pemkot dan Polresta Pontianak Jamin Stok BBM Aman Selama Ramadan
PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama aparat kepolisian dan…
Bapanas Proyeksikan Ketersediaan Beras Nasional Capai 47,1 Juta Ton pada 2026
JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memproyeksikan total ketersediaan beras…
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40