Sosialisasikan Bahaya Corona, Tenaga Medis Papua Berakhir Dibunuh KSB di Intan Jaya

pranusa.id May 23, 2020

(Ilustrasi: liputan6.com)

PRANUSA.ID — Penganiayaan terhadap orang asli papua (OAP) oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) kembali terjadi.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam siaran pers tertulis mengatakan, dua OAP yang menjadi korban merupakan bagian dari Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Intan Jaya, Papua.

“Pada hari Jumat sekitar pukul 13.00 waktu setempat bertempat di Kampung Wandai Distrik Homeo telah terjadi penganiayaan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) terhadap dua orang masyarakat asli Papua (OAP),” ucap Eko dilansir dari Tempo.co, Sabtu (23/5/2020).

Dua korban tersebut adalah Kepala Puskesmas Kampung Wandai Ale Melik Bogau dan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya Heniko Somau.

Mereka diserang ketika mensosialisasikan bahaya virus corona atau Covid-19 kepada masyarakat di wilayah Distrik Homeo, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Dalam insiden tersebut, Heniko Somau telah meninggal dunia, sementara Ale Melik Bogau mengalami luka sabetan parang dan sedang menerima perawatan.

Saat ini, aparat keamanan belum mengetahui pasti motif penganiayaan yang dilakukan oleh KSB. Namun, menurut Eko, kemungkinan besar KSB mengira dua korban tersebut merupakan kaki tangan TNI/Polri.

“Dugaan sementara motif penganiayaan adalah karena kelompok separatis menganggap kedua korban adalah sebagai mata-mata aparat TNI/Polri,” ujar dia.

Sementara itu, aparat keamanan Gabungan TNI/Polri telah mengambil langkah serius dalam mengatasi insiden berdarah ini. Pertama, mereka menekankan peningkatan kewaspadaan kepada seluruh jajaran satuan di wilayah setempat. Dua, korban penganiayaan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Terakhir, menyelidiki dan mengejar pelaku penganiayaan.

“Kondisi keamanan Kamp Wandai Distrik Homeo dapat terkendali, aparat gabungan TNI/Polri masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan,” tandas Eko. (Cornelia/Pranusa)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tanggapi Manuver PDIP, AHY Sebut Kehadiran Partai Oposisi Sebagai Sebuah Keniscayaan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono…
Tanggapi Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Wapres Gibran Minta Publik Hormati Proses Hukum
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi penahanan…
Menko Zulkifli Hasan Sebut Program MBG untuk Sekolah Elite Akan Disetop
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan…
Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports di Kapolda Jateng Cup 2026
SURAKARTA, PRANUSA.ID – Ribuan peserta dan pengunjung memadati De Tjolomadoe…
Menkeu Purbaya Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I Capai 5,61 Persen, Kalahkan Negara G20 dan ASEAN
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa…