Targetkan Indonesia Jadi Anggota OECD, Wamendag Optimis Akan Bermanfaat bagi Dunia

pranusa.id May 6, 2024

FOTO: Wamendag Jerry Sambuaga.

Penulis: Ignatia Maria Sri Sayekti | Redaksi: Mariano Lejap

PRANUSA.ID– Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Negara Inggris untuk Indo-Pasifik di Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan, Anne-Marie Trevelyan, London, Inggris, Selasa (30/4).

Dalam pertemuan ini, Inggris tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya Indonesia untuk bergabung dengan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (The Organization for Economic Co-operation and Development/OECD).

“Kami mengapresiasi dukungan penuh Inggris dalam upaya aksesi Indonesia ke OECD. Indonesia akan menjadi negara ASEAN pertama yang menjadi anggota OECD. Bergabungnya Indonesia dengan OECD akan memberi manfaat signifikan bagi negara dan bagi komunitas internasional secara keseluruhan,” ujar Jerry.

Jerry menjelaskan, Inggris juga berkomitmen untuk berbagi pengalaman dan membantu proses aksesi tersebut, baik melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, maupun bantuan lainnya yang dapat membantu percepatan transisi energi.

Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk menjadi anggota penuh OECD dalam waktu tiga tahun. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia untuk memperdalam reformasi struktural dan memajukan ekonominya ke tingkat yang lebih tinggi. Dukungan dari Inggris, sebagai anggota OECD yang telah mapan, diharapkan dapat mempercepat proses aksesi Indonesia.

“Pemerintah Indonesia menyambut baik dukungan dari Inggris dan berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan negara-negara anggota OECD serta memenuhi standar dan prinsip OECD. Bergabungnya Indonesia dengan OECD diharapkan akan membawa manfaat bagi pertumbuhan ekonomi, tata kelola yang baik, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” pungkas Jerry.

Pada pertemuan ini, Menteri Negara Inggris Anne juga menyarankan untuk membangun kesamaan pandangan, melibatkan bisnis untuk memanfaatkan perjanjian perdagangan, dan mendapatkan nilai tambah dalam jangka panjang.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Kepala Bappenas: Program Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja
JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy,…
Guru Dipolisikan Karena Nasihati Murid, Komisi X DPR Desak Kedepankan Keadilan Restoratif
JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak…
KSAL Konfirmasi 23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor Saat Latihan di Bandung Barat
JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali,…
Masjid Megah Sin Al’Amin di Ende Resmi Berdiri Berkat Gotong Royong
ENDE – Masjid Sin Al’Amin yang terletak di Numba Basa,…
Kasus Hogi Minaya, Anggota DPR: Kalau Saya Kapolda, Sudah Saya Pecat Kapolresta Sleman
JAKARTA – Kapolresta Sleman, Kombes Pol. Edy Setyanto, menjadi sasaran…