Novel Baswedan Sebut Penyerang Aktivis KontraS Andrie Yunus Kelompok Terorganisasi

pranusa.id March 15, 2026

Novel Baswedan. (Tribun)

JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan penyidik KPK Novel Baswedan menilai pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dilakukan oleh kelompok yang terorganisasi dan bekerja secara profesional. Menurutnya, korban kemungkinan telah di-profiling dan dibuntuti beberapa hari sebelum aksi penyerangan dilakukan.

Pernyataan tersebut disampaikan Novel seusai menjenguk Andrie Yunus bersama mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Kunjungan itu dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/3/2026) siang.

Novel, yang juga pernah disiram air keras oleh dua anggota Brimob Polri saat masih aktif bekerja di KPK, menilai pola serangan terhadap Andrie menunjukkan adanya perencanaan matang. Ia menduga korban telah diikuti selama beberapa hari sebelum penyerangan terjadi.

“Korban kemungkinan sudah diprofiling sejak lama dan dibuntuti lebih dari tiga hari sebelum eksekusi. Biasanya pelaku bekerja dengan peran masing-masing, ada yang memantau aktivitas korban, ada yang membuntuti, dan ada yang menjadi eksekutor,” ujar Novel.

Ia juga menyoroti lokasi kejadian yang berada di jalan relatif sepi pada malam hari, serta penggunaan cairan berbahaya berupa air keras yang dapat menyebabkan luka bakar serius pada kulit. Menurutnya, hal tersebut memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut telah direncanakan dengan matang.

Novel berharap pemerintah memberi perhatian serius terhadap kasus penyiraman air keras tersebut. Ia meminta Presiden Prabowo Subianto memerintahkan aparat penegak hukum untuk bekerja maksimal agar pelaku dan pihak di balik serangan itu dapat segera terungkap.

“Kami berharap aparat penegak hukum berani mengungkap kasus ini secara terang benderang, mulai dari pelaku di lapangan, motif penyerangan, hingga siapa dalang di balik aksi penyiraman air keras tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di Jalan Talang, kawasan Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 23.37 WIB.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, mata sebelah kanan, dada, serta kedua pergelangan tangannya. Saat ini, korban masih terus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Iran Buka Jalur Teluk Persia, Dua Kapal Pertamina Bersiap Lintasi Selat Hormuz
JAKARTA, PRANUSA.ID – PT Pertamina International Shipping mengumumkan bahwa dua…
BNI Janji Kembalikan 100 Persen Dana Nasabah Jemaat Paroki Aek Nabara dalam Sepekan
JAKARTA, PRANUSA.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menargetkan…
Bidik 100 Ribu Penerima Manfaat, Mensos Percepat Perluasan Program Sekolah Rakyat pada 2027
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Sosial mempercepat perluasan program…
Jusuf Kalla: Kasih Tahu Termul-Termul Itu, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla,…
Satu Warga Asal Malaysia Ikut Jadi Korban Tewas dalam Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Kalbar
SEKADAU, PRANUSA.ID – Otoritas pemerintah negeri jiran mengonfirmasi tewasnya satu…